Harini Kelelahan Usai Diperiksa 7 Jam sebagai Tersangka SPA

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Setelah memeriksa dua mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip dan Soemarmo, Kejaksaan Negeri Semarang kembali memeriksa pejabat Kota Semarang non-aktif, Harini Krisniati, terkait kasus program Semarang Pesona Asia (SPA) 2007, Kamis (29/1).

Harini diperiksa sebagai tersangka dalam kasus yang berpotensi merugikan keuangan negara Rp 1 miliar. Saat digelarnya program SPA, Harini menjabat sebagai kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Pemberdayaan BUMD dan Aset Daerah (BKPMPBA) Kota Semarang yang juga sekretaris Panitia SPA.

Dia menjalani pemeriksaan dari pukul 09.30 hingga 17.00 di ruang Pelayanan Informasi Publik dan Konsultasi Hukum Kejari Setelah menjalani pemeriksaan maraton selama hampir tujuh jam, Harini menolak berkomentar banyak.

“Pertanyaannya masih umum, tanya penyidik saja ya. Saya lelah, saya capek,” kata Harini sembari melangkahkan kakinya menuju mobil Ford Everest B 174 SWK, yang terparkir di halaman gedung Kejari.

Sebelum masuk ke mobil dan meninggalkan Kejari, Harini mengomentari jepretan dan sorotan wartawan yang berusaha mengabadikan gambarnya. “Kayak artis wae,” ungkap Harini tersenyum.‬

Semarang Pesona Asia semula digunakan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Ibu Kota Jawa Tengah tersebut. Program ini berasal dari APBD Rp 3,5 miliar. Meski demikian, pihak sponsor turut mengucurkan dana Rp 800 juta dan bantuan properti Rp 1,5 miliar.‬ (yas)

 

 

You might also like

Comments are closed.