Hasilkan Foto Lebih Tajam dengan Kamera Smartphone

Ilustrasi
Ilustrasi

KECANGGIHAN teknologi membuat smartphone lebih kaya akan fitur dan memiliki lebih banyak fungsi. Selain sebagai alat komunikasi, perangkat ini juga sudah dilengkapi Kamera Smartphone dengan kualitas prima. Bahkan, hasilnya juga tak kalah dengan kamera digital.

Tapi, seringkali hasil yang ditampilkan tak sebanding dengan kualitas kamera yang menempel pada gadget Anda. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah ketajaman gambar. Sebenarnya, hal itu tidak perlu terjadi jika Anda memperhatikan beberapa tips berikut ini seperti dikutip dari Cnet.

Pegang dengan stabil

Motion blur dapat membuat foto terlihat lembut. Tapi, untuk memastikan hasil gambar yang tajam adalah posisi gadget yang stabil. Anda juga bisa menggunakan alat bantu.

Ada beberapa tripod di pasar yang dirancang khusus untuk smartphone. Sebaliknya, jika itu dianggap terlalu rumit, cobalah gunakan kedua tangan agar ponsel lebih stabil. Menahan napas saat mengambil foto juga bisa mengurangi gerakan pada kamera.

Kamera goyang juga dimungkinan saat Anda menyentuh layar untuk mengambil foto. Anda bisa menggunakan modus self timer untuk meminimalisasi gerakan. Beberapa handset juga memiliki tombol fisik yang dapat digunakan untuk mengambil foto daripada menekan layar ikon. Bahkan headphone dapat digunakan untuk memicu rana kamera tanpa perlu menyentuh layar.

Pilihan berikutnya adalah menggunakan handset yang mencakup stabilisasi gambar. Beberapa ponsel yang meliputi stabilisasi gambar optik terdapat di dalam Apple iPhone 6 Plus, Samsung Galaxy Note 4, Nexus 6 dan Lumia 930.

Jika tidak, stabilisasi gambar digital dan elektronik juga tersedia pada aplikasi kamera.  Pada handset Android, bisa dilihat melalui menu pengaturan dan melihat apakah ada pilihan anti-goyang seperti di Galaxy S5. Untuk iOS, ProCamera memiliki fitur anti-goyang yang disertakan, sementara pengguna Android dapat mencoba kamera FV-5.

Membersihkan lensa

Sudahkan Anda membersihkan lensa ponsel akhir-akhir ini? Hal ini penting dilakukan setelah ponsel Anda sepanjang hari tersentuh jari hingga lengkat atau berada di dalam saku. Jika dibiarkan, maka akan terjadi penumpukan kotoran atau debu yang ujung-ujungnya membuat gambar tidak fokus.

Untuk mengembalikan lensa kembali bening, Anda cukup menyeka dengan kain yang lembut. Idealnya bisa menggunakan kain khusus yang memang dirancang untuk membersihkan lensa atau kacamata.

Ketepatan Fokus

Kadang-kadang kurangnya ketajaman karena subjek berada di luar fokus. Kebanyakan smartphone akan membiarkan Anda langsung menekan pada layar untuk mengatur titik fokus (auto focus).

Anda bisa juga menggunakan fitur untuk mengunci fokus (Lock Focus). Fungsinya agar titik fokusnya tidak berubah-ubah (menon aktifkan fitur auto fokus). Untuk mengaktifkan fitur ini cukup dengan cara menyentuh dan tahan (selama kurang lebih 3 detik) titik fokus di layar.

Dengan melakukan metode ini pada umumnya bukan hanya titik fokusnya namun juga pengaturan white balance dan pengaturan exposure ikut terkunci. Metode ini juga sangat membantu jika Anda menginginkan efek fotografi tertentu.

Cukup cahaya

Pengambilan gambar di cahaya yang cukup umumnya akan memberikan hasil yang lebih baik daripada cahaya rendah. Kamera ponsel memiliki lensa aperture tetap. Untuk mengubah eksposur, telepon harus menyesuaikan kecepatan rana dan ISO daripada aperture.

Untuk mendapatkan eksposur yang benar dalam cahaya rendah, kamera telepon harus terus membuka rana untuk jangka waktu tertentu, sehingga meningkatkan kemungkinan kabur maupun goyang.

Hindari menggunakan digital zoom, karena hal ini mungkin akan menghasilkan foto terlihat kurang terang.

Pertajam dengan aplikasi

Meski sudah menggunakan teknik secara benar, beberapa foto masih membutuhkan sedikit bantuan. Dalam kasus ini, cobalah mengedit foto menggunakan app, atau mengimpor mereka ke dalam program seperti Photoshop untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Banyak aplikasi yang bisa diunduh seperti Snapseed (gratis untuk iOS dan Android), yang  memiliki pilihan untuk menerapkan efek mengasah foto selama pemrosesan. Pastikan untuk memeriksa gambar pada resolusi penuh secara berkala, karena jika terlalu tajam, hasil fotonya juga akan terlihat sangat jelas. (twy)

You might also like

Comments are closed.