Hemat Anggaran, Masa Pendidikan Polri akan Diperpanjang

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Panglima TNI Jenderal Nurmiyanto di Akpol Semarang, Selasa (28/7). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Panglima TNI Jenderal Nurmyanto di Akpol Semarang, Selasa (28/7). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Badrodin Haiti menginginkan peningkatan kualitas lulusan personel polisi daripada penambahan anggota baru. Hal itu diharapkan bisa bisa menghemat anggaran Polri.

“Kondisi wilayah kita meskipun dikasih ideal 1:300 juga belum tentu menyelesaikan persoalan. Jadi Polri tidak hanya menambah jumlah personel saja baik Bintara, Tamtama dan Perwira. Tapi meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Badrodin usai melakukan pembekalan kegiatan Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Pelantikan Perwira Polri Semarang 2015, di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Selasa (28/7).

Menurut mantan Kapolda Jawa Timur itu, peningkatan kualitas pendidikan tersebut salah satunya dengan meningkatan masa pendidikan polisi yang ditambah rata-rata menjadi 7 bulan. Begitu juga berlaku bagi masa pendidikan di level Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tadinya tiga tahun menjadi empat tahun.

“Kalau personel ditingkatkan, kemampuan anggaran hanya untuk belanja pegawai. Akan berdampak kepada operasionalnya. Itu alasan kenapa nggak kita kasih sesuai kondisi ideal. Maka kita tingkatkan kemampuannya,” imbuh dia.

Di Akpol Semarang, Badrodin memberikan pembekalan terhadap sebanyak 793 lulusan perwira muda TNI dan Polri yang akan dilantik langsung Presiden Joko Widodo.

Rencananya ada empat Akademi lulusan yang akan dilantik pada upacara bertajuk Praspa TNI dan Pelatikan perwira Polri 2015 pada Kamis (30/7) mendatang. Masing-masing adalah Akademi Militer Angkatan Darat di Magelang (215 lulusan perwira), Akademi Angkatan Laut di Surabaya (100 perwira), Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta (89 perwira) dan dari Akademi Kepolisian di Semarang (389 perwira. (yas)

You might also like

Comments are closed.