Hendi Akui Masih Punya ‘Utang’ yang Belum Lunas

METROSEMARANG.COM – Tiga dari 9 janji Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat kampanye 2015 lalu sampai saat ini belum terealisasi. Padahal Hendi, sapaannya, bersama pasangannya Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu sudah 2 tahun memimpin.

Hendi-ita masih punya ‘utang’ yang belum terealisasi hingga dua tahun memimpin Semarang

Hal itu diakui sendiri oleh Walikota Hendi selesai memimpin rapat koordinasi gabungan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Lantai 8 Gedung Moch Ichsan Balai Kota Semarang, Senin (5/3).

Menurutnya, dari 9 janji kampanyenya, 6 sudah berhasil ditunaikan. Sisanya 3 program ditargetkan tuntas sebelum masa jabatan berakhir. Saat kampanye, pihaknya menjanjikan 9 program besar yang akan dilakukan selama 5 tahun memimpin.

Di antaranya membangun Taman Kota plus WiFi, Simpang Lima kedua, LRT, Kampung Wisata Bahari, Peningkatan Peran Wanita, Underpass Jatingaleh, Unit Reaksi Cepat Kesehatan, Normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur dan Semarang Expo Center.

‘’Saat ini saya akan fokus menyelesaikan 3 janji kampanye saya yang belum selesai, sambil terus memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,’’ kata Hendi.

Janji kampanye yang belum dia selesaikan itu, lanjutnya, adalah Light Rail Transit (LRT), pembuatan Simpang Lima kedua dan pembangunan Semarang Expo Center.

‘’LRT sudah masuk kajian, Simpang Lima kedua tahun ini sudah penyusunan Detail Enginering Design (DED), dan pembangunan Semarang Expo Center tahun depan juga sudah dimulai,’’ jelasnya.

Selain fokus untuk pemenuhan janji kampanye, Hendi juga menambahkan akan fokus pada pemenuhan kebutuhan aspirasi masyarakat dan juga aspirasi anggota dewan.

‘’Nantinya, mana-mana yang mendesak untuk dipenuhi, akan kami sinkronkan dalam forum rumpun ini dan diharapkan akan menjadi kebijakan di tahun 2019,’’ tegasnya.

Untuk memenuhi semua target tersebut, Hendi meminta seluruh jajaran OPD memberikan dukungan, salah satunya adalah peningkatan pendapatan Kota Semarang.

Sektor pendapatan tidak kalah penting untuk ditingkatkan, sebab menurutnya pendapatan tahun ini dibanding tahun 2017 lalu masih terlalu rendah. (duh)

You might also like

Comments are closed.