Hendi Bantah Mutasi Pejabat Terkait Persiapan Pilwakot

Mutasi pejabat Pemkot Semarang dianggap biasa dan tidak terkait dengan agenda Pilwakot. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Mutasi pejabat Pemkot Semarang dianggap biasa dan tidak terkait dengan agenda Pilwakot. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Mutasi di Pemerintahan Kota (Pemkot) Semarang merupakan perkara biasa. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Wali kota menginginkan, tidak adanya fikiran negatif tentang mutasi yang dilakukan oleh Pemkot Semarang pada Jumat (9/1) sore tadi.

“Ini malah menunjukkan bahwa pemerintahan di Semarang berjalan sehat dan dinamis. Tidak ada isu uang yang ada di dalamnya,” ujar Wali kota.

Hendi, panggilan akrab Wali kota menegaskan, pemindahan tugas ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan tahun politik 2015 dalam menyambut Pilwakot. “Terlebih lagi, tentang masalah pribadi saya dengan pejabat yang saya pindah tugaskan, saya pastikan tidak ada,” ungkapnya.

Pemkot, lanjut Hendi, bisa diibaratkan sebuah kereta. Hendi sebagai lokomotif, sedangkan SKPD merupakan gerbongnya. Jika satu gerbong anjlok dari rel, maka tidak mungkin semua rangkaian kereta api akan ikut terperosok. (ade)

You might also like

Comments are closed.