Hendi Ikut Nikmati Uang Suap Damayanti?

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kembali dikaitkan dengan kasus dugaan suap pengamanan proyek jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang menjerat Damayanti Wisnu Putranti. Politisi PDI Perjuangan itu disebut menerima aliran dana dari koleganya yang juga anggota DPR RI.

Dalam pemberitaan media cetak nasional, Jumat (18/3), Hendi, sapaan Hendrar Prihadi mengakui menerima uang dari Damayanti. Namun, dalam berita itu juga disebutkan bahwa uang tersebut diberikan oleh staf khusus Damayanti, Dessy A Edwin, yang saat ini juga sudah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hendi langsung disambut ribuan warga yang sudah menunggunya di Balai Kota Semarang, usai pelantikan, Rabu (17/2) siang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Hendi langsung disambut ribuan warga yang sudah menunggunya di Balai Kota Semarang, usai pelantikan, Rabu (17/2) siang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Hendi sendiri belum bisa dikonfirmasi soal pernyataannya tersebut. Saat dihubungi, ponsel pribadinya aktif tapi tidak ada respons.

Orang nomor satu di pemerintahan Semarang itu sebelumnya memang tak menampik soal kedekatannya dengan Damayanti. Keduanya juga pernah menggelar pertemuan di Semarang.

Pernyataan itu disampaikan Hendi usai menjalani pemeriksaan KPK pada 16 Februari 2016 silam atau sehari sebelum pelantikan dirinya sebagai Wali Kota Semarang.

Saat itu, dia mengaku dipanggil KPK untuk dimintai keterangan oleh penyidik mengenai seberapa jauh kedekatannya dengan Damayanti. Hendi memenuhi panggilan KPK dan terpaksa absen dari sesi gladi bersih pelantikan yang dijadwalkan pada Selasa (16/2) pukul 08.00.

“Jadi sebenarnya lebih tepatnya ditanyakan ke penyidik. Tapi gambarannya memang pertanyaannya adalah seputar perkenalan atau kedekatan dengan Damayanti,” jelasnya kepada wartawan di kediamannya, Lempongsari I No 372, Selasa (16/3).

Lebih jauh, Hendi mengakui jika dirinya memang pernah bertemu dengan Damayanti di Semarang. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci perihal pertemuannya dengan mantan politisi PDIP tersebut.

“Memang waktu itu memang kita ketemu Mbak Damayanti di Semarang, jadi terus mungkin itu dikait-kaitkan. Ya saya klarifikasi saja, saya cerita apa yang terjadi ketika di Semarang,” terangnya. (twy)

 

You might also like

Comments are closed.