Hendi – Ita Gagas Daycare Gratis Untuk Warga Kota Semarang

SEMARANG – Pasangan calon petahana dalam Pemilihan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) dan Hevearita (Ita) menegaskan akan fokus dalam pemulihan ekonomi masyarakat pada masa pandemi.

Selain menggagas Semarang Smart Card untuk membangun ekosistem ekonomi di Kota Semarang, pasangan calon tersebut juga memasukkan program ‘Free Daycare’ atau tempat penitipan anak gratis dalam naskah visi misinya untuk periode 2021 – 2024.

Disebutkan oleh Hendi selaku calon Walikota Semarang petahana, program tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di Kota Semarang yang bekerja sehari – hari, namun masih memiliki anak usia dini.

Hendi menyebutkan, dalam mengupayakan pemulihan ekonomi di Kota Semarang dirinya melihat dari dua sisi, yaitu dengan menekan biaya kebutuhan masyarakat, serta memberikan stimulan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Free Daycare atau tempat penitipan anak gratis ini merupakan upaya dari sisi menekan biaya kebutuhan masyarakat, dimana pada saat ini banyak orang tua yang keduanya bekerja,” terang Hendi.

“Sehingga dengan adanya fasilitas yang gratis, harapannya dapat memperkuat ekonomi keluarga, yang biasanya harus mengeluarkan biaya untuk mengasuh anak selama keduanya bekerja, nantinya bisa untuk ke kebutuhan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, secara detail, calon Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan, tempat penitipan anak gratis yang direncanakan tersebut nantinya akan termasuk program asupan gizi makan dan minum gratis, serta monitoring tumbuh kembang anak.

“Program ini ada pada misi ke-3 kami, tentang program perlindungan dan jaminan sosial. Harapannya orang tua dapat lebih merasa nyaman bekerja, karena selain aman, untuk makan minum sudah disiapkan, serta dimonitor tumbuh kembang anaknya,” terang Ita.

Untuk target awalnya sendiri, tempat penitipan gratis tersebut akan diinsiasi pada setiap Kecamatan di Kota Semarang. “Untuk daycare tersebut dalam rancangannya didirikan dekat kawasan industri pada aset Pemerintah Kota Semarang, di setiap kecamatan, bahkan di setiap kelurahan,” tutur Ita.

“Tujuannya tentu saja seperti yang difokuskan oleh mas Hendi, yaitu untuk meringankan biaya rumah tangga sedulur – sedulur,” tekannya optimis.

You might also like

Comments are closed.