Hendi-Ita Sudah Temui Panwaslu untuk Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Kampanye

Ketua Panwaslu Kota Semarang Muhammad Amin Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Ketua Panwaslu Kota Semarang Muhammad Amin
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Pasangan calon Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti (Hendi-Ita) sudah menemui Panwaslu Kota Semarang untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan kecurangan saat kampanye Pilwakot. Saat ini laporan yang disampaikan kubu Soemarmo-Zuber masih ditelaah Panwas.

Menurut Ketua Panwaslu Kota, Muhammad Amin, pasangan yang diusung PDIP, Demokrat dan Nasdem ini datang tidak bersamaan. Hendi datan ke Panwaslu pada Minggu (6/9), sedangkan Ita sehari setelahnya.

“Pak Hendi sudah memenuhi panggilan untuk klarifikasi Minggu (6/9) kemarin, sementara Mbak Ita tadi (Senin) pukul 13.00 datang ke kantor,” kata Amin saat dihubungi metrosemarang.com, Senin (7/9) siang.

Amin menegaskan bahwa pihaknya tetap memproses kasus tersebut. Sampai sekarang, Panwas masih melakukan sejumlah kajian, termasuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi.

Ditambahkan Amin, jika barang bukti dan keterangan dari sejumlah saksi masih masih kurang, pihaknya akan memberikan waktu dua hari untuk penambahan saksi baru baik dari pelapor maupun pihak terlapor. “Pasti kami proses sesuai ketentuan yang berlaku. Itu juga untuk menentukan pelanggarannya masuk ke ranah administrasi atau pidana,” tandas Amin.

Hendi-Ita dilaporkan tim kuasa hukum Marmo-Zuber pada Jumat (4/9). Ada empat dugaan pelanggaran yang dialamatkan pada paslon ini beserta tim suksesnya. Di antaranya dugaan money politic di Tegalsari dan penggunaan fasilitas negara yang dilakukan Ita saat menyambangi sebuah pameran di Java Mall. (yas)

You might also like

Comments are closed.