Hendi Janji Dukung Kegiatan Seni dan Budaya di Semarang

METROSEMARANG.COM – Pemkot Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berjanji membantu dan memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan setiap pagelaran seni dan budaya. Sehingga seniman tetap eksis dalam ikut membangun Kota Semarang.

Pertunjukan wayang orang di TBRS, Selasa (14/3). Pemkot berjanji akan memberikan fasilitas dan ruang berkesenian bagi seniman Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok

‘’Pemerintah berjanji akan memberikan ruang gerak bagi pelaku seni untuk berkreasi di Kota Semarang. Kesenian adalah hal yang penting dalam pembangunan sebuah kota. Tanpa adanya kesenian kota terasa gersang,’’ kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Senin (3/4).

Ia mendorong para seniman di Kota Semarang untuk terus berkesenian dengan berpegang pada prinsip 4T. Yakni teteg, tekun, teken dan tekan. Menurutnya kota ini butuh orang-orang yang bisa mengisi dari kesibukan, dan ini bisa diisi oleh para seniman yang eksis di dunia seni budaya.

Wali kota yang akrab disapa Hendi menambahkan, gedung eks Wonderia di Komplek Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), yang sebelumnya jadi wahana hiburan diserahkan kepada masyarakat. Untuk digunakan menjadi ruang gerak berkesenian. Pihaknya akan meminta masukan masyarakat melalui sistem poling.

‘’Tugas saya cuma melakukan negoisasi. Kalau kira-kira hasilnya untuk swasta, pihak swasta yang benar-benar kredibel. Kalau menggunakan APBD kota saya pastikan APBD cukup membangun (komplek TBRS) seluas 11 hektare,” katanya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan musyawarah dengan pihak-pihak terkait. Agar jangan merasa ada yang disisihkan maupun diuntungkan secara sepihak. ‘’Karena ini merupakan aset pemerintah, milik kita semua yang harus kita pergunakan semaksimal mungkin untuk masyarakat,’’ tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.