Hendi Klaim Bisa Wujudkan Monorel dan Commuter Line di Semarang

Hendrar Prihadi menyoroti masalah transportasi dan kemacetan dalam Talkshow DP2K di Gedung Pasca-Sarjana Undip Jalan Imam Barjo, Selasa (15/9). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Hendrar Prihadi menyoroti masalah transportasi dan kemacetan dalam Talkshow DP2K di Gedung Pasca-Sarjana Undip Jalan Imam Barjo, Selasa (15/9). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

 

METROSEMARANG.COM – Dewan Pertimbangan dan Pembangunan (DP2K) Semarang, Selasa (15/9) malam menggelar Talkshow dengan menghadirkan tiga kandidat Wali Kota Semarang 2015. Ketiga pasangan calon (paslon) yang hadir diminta memaparkan semua ‘jurusnya’ untuk mengatasi masalah klasik di Ibukota Jateng.

Hendrar Prihadi yang mendapat kesempatan untuk berbicara di depan publik mengatakan, ia kini sedang menjalankan tahap-tahap pembangunan jalan untuk mengatasi kemacetan di wilayahnya.

“Proyek Underpass Jatingaleh kini sudah tahap (pengerjaan) fisik. Kalau ini terwujud maka biang kemacetan di Semarang bakal berkurang drastis,” kata kandidat Wali Kota yang diusung PDIP ini.

Lelaki yang akrab disapa Hendi ini bilang, kemacetan di jalan raya juga masih terkendala pelebaran jalan karena beberapa tuan tanah belum bersedia melepas lahannya. Ia juga mendorong warganya untuk memakai transportasi umum. Terlebih lagi, jumlah koridor Bus Rapid Trans (BRT) juga sudah diperbanyak dari semula satu jalur pada 2010, kini jumlah koridor BRT telah mencapai lima titik.

Bahkan, ia juga mengklaim mampu merealisasikan proyek monorel dan commuter line untuk menyambungkan jalur transportasi antar wilayah. “Selain BRT, kita juga akan bangun monorel dan commuter line untuk mengintegrasikan daerah-daerah pinggiran di Semarang,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.