Hendi Minta PT KAI Tak Asal Bangun di Kebonharjo

METROSEMARANG.COM – Puluhan warga Kebonharjo Kecamatan Semarang Utara, mendatangi Kantor Wali Kota Semarang untuk beraudiensi dengan Wali Kota Hendrar Prihadi terkait polemik rencana reaktivasi rel Kereta Api oleh PT KAI Daop 4 Semarang, Jumat (13/5). Dalam audiensi tersebut, Pemkot Semarang menegaskan akan mendukung warga yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah secara sah di mata hukum.

Perwakilan warga Kebonharjo melakukan audiensi dengan Wali Kota Semarang terkait penertiban lahannya untuk Reaktivasi Jalur milik PT KAI di Balai Kota Semarang, Jumat (13/5). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Perwakilan warga Kebonharjo melakukan audiensi dengan Wali Kota Semarang terkait penertiban lahannya untuk Reaktivasi Jalur milik PT KAI di Balai Kota Semarang, Jumat (13/5). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“SHM yang dimiliki warga sah di mata BPN dan Pemkot Semarang. Namun apabila PT KAI mengkalim tanah tersebut milik mereka semestinya dilalui di pengadilan,” terang Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Hendi berpesan kepada PT KAI, proses pembangunan di daerahnya harus melalui prosedur yang benar dan tidak menyalahi hukum. “Proses penertiban yang akan dilakukan PT KAI harus dilakukan setelah ada kejelasan ganti untung kepada warga Kebonharjo, baik yang bersertifikat maupun tidak. Jika tidak, berarti jangan ada penertiban,” tegas Hendi.

Sementara itu, Kuasa Hukum warga Kebonharjo Budi Sekoriyanto usai audiensi mengaku lega dengan perlindungan Wali Kota Semarang. Warga juga mengatakan siap mengikuti saran yang disampaikan Wali Kota untuk tidak khawatir atas keabsahan status tanah mereka.

Selain itu, Budi meminta agar cara pandang PT KAI kepada warga dapat diubah karena dinilai melakukan intimidasi melalui surat kabar. Jika tidak, sebagai kuasa hukum pihaknya siap melayangkan gugatan hukum.

Budi menuturkan, Senin mendatang Kapolda Jawa tengah akan mempertemukan PT KAI, Pemkot Semarang dan warga Kebonharjo untuk membahas tentang persoalan reaktivasi rel Kereta Api. (ade)

 

You might also like

Comments are closed.