Hendi Minta Rute Koridor 6 Diruwat

METROSEMARANG.COM – Baru seminggu diluncurkan BRT Trans Semarang koridor 6 Undip-Unnes sudah dua kali mengalami kecelakaan. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta agar rute koridor tersebut yang memang jalur berbahaya untuk diruwat.

Suasana slametan setelah peluncuran koridor 5 dan 6 yang dilakukan oleh BLU Trans Semarang beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Sebelumnya pada hari Minggu (2/4) armada BRT koridor 6 nomor lambung VI-003 tabrakan dengan mobil pikap di Jalan Pawiyatan Luhur, dekat Kampus Unika Soegijapranata. Hari ini, Jumat (7/4) pukul 07.50 armada BRT H 1265 AW bantuan Pemprov Jateng tahun 2015 juga kecelakan menabrak warung kosong.

Menanggapi permintaan Wali Kota Semarang tersebut, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Agung Nurul Falaq mengatakan, slametan peluncuran koridor baru 5 dan 6 sudah dilakukan. ”Kalau slametan sudah Mas,” katanya.

Ditambahkan, untuk korban kecelakaan BRT yang menabrak warung di Jalan Kolonel Hardijanto Sampangan ada 4 orang. Supir bus yang mengalami syok dan petugas tiket yang sakit di bagian perut dan harus dirawat di klinik. Serta 2 penumpang syok dan kehilangan dompet.

”Kalau PTA (petugas tiket di atas bus) kita yang bertanggung jawab penuh,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.