Hore! Mulai Besok Warga Semarang Bisa Berobat Gratis

METROSEMARANG.COM – Per tanggal 1 November 2017 besok, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan resmi meluncurkan program UHC atau Universal Health Coverage. Melalui program ini, Pemkot Semarang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan akan menanggung biaya pengobatan seluruh masyarakat Kota Semarang yang sedang sakit.

Launching UHC di RSUD KRMT Wongsonegoro, Rabu (25/10). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hendi, sapaannya Wali Kota Semarang menerangkan, program ini untuk seluruh masyarakat Kota Semarang. Tidak terbatas hanya untuk warga miskin atau tidak mampu saja. Syaratnya juga sangat mudah.

‘’Syaratnya hanya KK dan KTP Semarang, serta bersedia mendapatkan pelayanan kesehatan tingkat pertama di puskesmas Kota Semarang dan rumah sakit kelas 3, itu saja,’’ jelasnya di balai kota, Selasa (31/10).

Hendi menegaskan program ini tidak hanya diperuntukan bagi warga Kota Semarang yang berobat di rumah sakit umum daerah atau rumah sakit pemerintah saja. Tetapi warga yang berobat di rumah sakit swasta juga akan dijamin biayanya.

‘’Tidak hanya yang di rumah sakit pemerintah, yang berobat di rumah sakit swasta juga akan dijamin. Kemudian saya juga banyak ditanya, untuk persalinan bisa Pak Hendi? saya tegaskan bisa,’’ tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono mengatakan, program UHC ini diinisiasi oleh Wali Kota Hendi. Harapannya agar seluruh masyarakat di Kota Semarang bisa mendapatkan pengobatan secara gratis dengan hanya bermodalkan KTP dan KK.

‘’Yang bisa mengikuti program UHC ini adalah warga Semarang yang sedang sakit di rumah sakit tapi tidak memiliki BPJS, atau punya BPJS tapi menunggak’’, jelas Widoyono.

‘’Lengkapnya bila ingin paham lebih detail, kami menyediakan nomor telepon yang bisa dihubungi di nomor 085-225-060-938,’’ tambahnya.

Seperti diketahui, program UHC ini merupakan terobosan Pemerintah Kota Semarang yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya program UHC ini, nantinya seluruh masyarakat Kota Semarang tidak perlu terbebani biaya pengobatan dan perawatan ketika sedang sakit.

Sehingga mengingat pentingnya program ini, Wali Kota Hendi pun telah meminta partisipasi masyarakat untuk membantu Pemerintah Kota Semarang mensosialisasikan program ini. (duh)

You might also like

Comments are closed.