IAIN Siap Pecat Dua Mahasiswanya yang Nekat Nyolong Laptop

Dua mahasiswa IAIN Walisongo tersangka pencurian laptop saat diperiksa petugas Polsek Ngaliyan. Foto: yas/metrosemarang.com
Dua mahasiswa IAIN Walisongo tersangka pencurian laptop saat diperiksa petugas Polsek Ngaliyan. Foto: yas/metrosemarang.com

SEMARANG – Terkait aksi kriminal yang dilakukan oleh dua mahasiswanya, Asef Puspa Hariyadi (22) dan Muhammad Son Asyaddudin (22),  Universitas IAIN Walisongo yang kini UIN Walisongo memastikan pemberian sanksi tegas kepada kedua mahasiswa yang terlibat aksi pencurian tersebut.

Wakil Rektor UIN Walisongo Bidang Kemahasiswaan, Dr HM Darori mengatakan, tindakan keduanya telah melanggar Peraturan Rektor No 19 Tahun 2005 dengan hukuman dicabut statusnya sebagai mahasiswa dengan tidak hormat alias dipecat.
“Secara normatif jika ada mahasiswa yang melanggar tata tertib itu, maka sanksi terberat adalah dikeluarkan statusnya sebagai mahasiswa dengan tidak hormat,” ujarnya, Senin (12/1).

Kendati demikian, lanjut dia, aksi pencurian yang dilakukan keduanya berada di luar kampus dan di luar pantauan pihak kampus. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak berwajib.

Sementara,  Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan UIN Walisongo, Ahmad Fauzi mengatakan akan segera memproses pemecatan dua mahasiswa tersebut. “Ya, kita sudah memproses sanksi pemecatan,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, Asef dan Son ditangkap petugas Polsek Ngaliyan karena terbukti melakukan pencurian laptop di beberapa rumah kos. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun. (Yas)

You might also like

Comments are closed.