Ikhwan Ubaidillah, Tak Sangka Punya Koleksi Ribuan Batu Mulia

Ikhwan Ubaidillah, tak menyangka batu-batu yang menjadi hiasan di rumahnya bernilai fantastis. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Ikhwan Ubaidillah, tak menyangka batu-batu yang menjadi hiasan di rumahnya bernilai fantastis. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

PEMANDANGAN berbeda terlihat jika anda berkunjung ke rumah Ikhwan Ubaidillah yang terletak di Jalan Griya Raharja nomor 26 A Semarang. Siapapun pasti bakal tercengang melihat deretan bongkahan batu-batu akik tersusun berjajar di taman rumah Ketua KONI Kota Semarang itu.

Berbeda memang, batu jenis bacan, onyx, klawing yang seharusnya terlihat cantik di jemari, justru tertata menghiasi taman di rumah dengan lahan 3.000 meter persegi. Bahkan, di depan gerbang rumahnya sudah terlihat puluhan bongkahan besar batu yang sudah tertulis nama jenisnya.

“Ini beratnya sekitar 36 ton, baru datang hari Minggu (24/5) kemarin dari berbagai daerah,” kata Ikhwan Rabu (27/5).

Pembina Yayasan Lindu Aji ini mengaku mendatangkan bongkahan batu dari berbagai daerah di Indonesia. Tujuannya bukan untuk perhiasan, namun untuk memperindah tamannya.

“Jumlahnya sekitar 2.000. Batu-batu ini sudah ada sejak tahun 2003, sebelum batu nusantara booming. Saya cuma untuk pajangan di taman, kolam, dan meja,” imbuh Ikhwan.

Ikhwan sendiri baru menyadari batu-batu yang ada di tamannya itu bisa diolah sebagai batu akik yang berharga tinggi setelah diberi tahu salah seorang rekannya.

“Setelah batu nusantara mulai muncul, saya masih belum tahu ternyata punya sebanyak ini. Teman-teman bilang ada batu akiknya, coba saya potong ternyata ada yang panca warna, bagus,” tandasnya. (yas)

Comments are closed.