Imbangi Persis di Manahan, PSIS di Ambang Juara

Pemain Persis Andrid Wibawa beberapa kali mengancam pertahanan PSIS. Skor 0-0 di Manahan, memuluskan langkah PSIS menjadi juara Polda Jateng Cup. Foto: dok metrojateng.com
Pemain Persis Andrid Wibawa beberapa kali mengancam pertahanan PSIS. Skor 0-0 di Manahan, memuluskan langkah PSIS menjadi juara Polda Jateng Cup. Foto: dok metrojateng.com

SOLO – PSIS sukses meredam perlawanan tuan rumah Persis saat kedua tim bertemu di leg kedua final Polda Jateng Cup, Kamis (30/7). Hasil ini membuat kans Mahesa Jenar untuk menjadi kampiun semakin terbuka. Fauzan Fajri dkk cukup memertahankan keunggulan 1-0 saat melakoni laga lanjutan leg pertama di Semarang, Minggu (2/8) mendatang.

Tampil minus dukungan suporter fanatiknya yang tak diizinkan datang ke Stadion Manahan, anak asuh M Dofir mengawali pertandingan dengan hati-hati. Mereka kerap menunggu pemain-pemain dan memilih menyusun pertahanan rapat di depan gawang Syaiful Amar.

Di kubu tuan rumah, pelatih Aris Budi Sulistyo ingin memforsir kemenangan dengan memasang Ferry Anto dan Saddam Husein untuk berduet di lini depan. Duet striker ini mendapat dukungan dua sayap lincah Dedi Cahyono dan Bayu Nugraha. Kombinasi empat pemain ini beberapa kali memaksa bek-bek PSIS bekerja keras.

Karena tak kunjung berbuah gol, Aris Budi menyuntikkan Andrid Wibawa menggantikan Bayu Nugraha. Pergantian ini membuat anak-anak Laskar Sambernyawa semakin rajin memberi tekanan ke pertahanan Mahesa Jenar.

Gencarnya tekanan yang diberikan Bayu Andra dkk, memaksa PSIS hanya mengandalkan kecepatan Bakhori dan Franky Mahendra untuk melancarkan serangan balik. Di pertengahan babak pertama, Dofir menarik wingback Welly Siagian dan memasukkan pemain muda Andriantono Ariza. Skor kacamata menutup babak pertama.

Persis belum mengendurkan serangan di babak kedua. Sejumlah pergantian yang dilakukan tuan rumah masih belum mampu membongkar pertahanan kokoh yang digalang Fauzan Fajri. Pada pertengahan babak kedua, pertandingan sempat terhenti beberapa menit akibat ulah suporter yang menyalakan petasan.

Sementara, saat laga kembali dilanjutkan, pemain-pemain PSIS tetap tak terpancing untuk keluar menyerang. Mereka justru semakin rapat membangun tembok di area 16 meter. Mereka sukses membuat pemain-pemain tuan rumah frustrasi. Sejumlah percobaan dari luar kotak penalti juga belum bisa menjebol gawang PSIS yang di babak kedua dikawal Catur Adi Nugroho.

Di akhir pertandingan, sebuah insiden kembali terjadi saat asisten wasit terkapar di pinggir lapangan. Setelah terhenti sekitar 15 menit, wasit Satrio Bambang dari Magelang memutuskan tidak melanjutkan pertandingan, meski masih ada tambahan waktu lima menit.

Hasil imbang tanpa gol ini memuluskan langkah PSIS untuk merengkuh juara Polda Jateng Cup. Laga lanjutan akhir pekan ini, dijadwalkan akan dimulai di menit 27, dengan skor 1-0 untuk keunggulan PSIS. (twy)

Susunan Pemain

Persis 4-4-2: Agung Prasetyo—Rohmad Sabani, Ryco Fernanda, Khoiron Sandy, Susanto; Dedi Cahyono, Bayu Andra, Akbar Riansyah, Bayu Nugraha; Ferry Anto, Saddam Husein

PSIS 4-2-3-1: Syaiful Amar—Welly Siagian, Fauzan Fajri, M Arifin, Taufik Hidayat; Ahmad Agung, Vidi Hasiholan; Bakhori Andreas, M Yunus, Franky Mahendra; Johan Yoga Utama

 

 

You might also like

Comments are closed.