Impian Safitri Yulikah Jadi Penulis Akhirnya Kesampaian

Safitri Yulikah Foto: metrosemarang.com/dok pribadi
Safitri Yulikah
Foto: metrosemarang.com/dok pribadi

 

METROSEMARANG.COM – Mempunyai bakat terpendam harus berani dipublikasikan. Kalau hanya disimpan di buku diary atau di dalam lemari, maka orang tak akan pernah tahu karya kita. Pengalaman ini dialami Safitri Yulikah yang mengaku suka menulis sejak bangku Madrasah Aliyah (MA).

“Ya nulis-nulis di buku pelajaran kalau lagi jam kosong. Tapi cuma disimpen gitu aja tanpa dikasih lihat ke orang,” kata Fitri kepada metrosemarang.com, baru-baru ini.

Gadis kelahiran Banjarnegara ini memang hobi membaca novel. Bahkan, ibunya sempat jengkel gara-gara setiap pulang Fitri selalu membawa banyak novel dan betah mengurung diri di kamar untuk menghabiskan novel-novel favoritnya. Setelah itu, mulai terlintas dalam pikirannya untuk menekuni dunia tulis menulis.

“Baru saat kuliah dan aktif di pers mahasiswa, mulai pede (percaya diri) buat nunjukkin karya ke umum. Dan karya yang pertama dimuat itu bukan tulisan fiksi tapi artikel,” ungkapnya.

Setelah tulisannya di-publish media cetak nasional, Fitri pun semakin ketagihan menulis. Dia yang awalnya suka menulis tentang kritik sosial beralih genre ke arah Psikologi Thriller. “Mungkin karena basic kuliahnya juga ke arah psikologi,” ungkap gadis kelahiran 28 Juli 1992.

Safitri pun merasa bangga dan makin semangat setelah melihat buku berisi karyanya sendiri terpajang di rak toko buku. “Rasanya  seperti pembuktian. Ini loh karya saya, meski sederhana tapi ternyata mimpi itu bisa terwujud,” ujar Fitri yang pernah menjadi Pemimpin Redaksi di LPM MISSI UIN Walisongo.

Selanjutnya, prestasi Fitri semakin mengkilap. Di antaranya lolos seleksi GWP (Gramedia Writing Project) dua tahun lalu dan mewakili IAIN sebagai finalis Peksimida di Solo tahun 2012. Sampai sekarang mahasiswi S2 UIN Walisongo ini masih tetap melanjutkan kegemarannya menulis dan membaca novel di luar kesibukannya sebagai pengusaha laundry. (CR-08)

You might also like

Comments are closed.