Indonesia Kekurangan 20 Kebun Raya

Kebun Raya Baturraden yang diresmikan Megawati, Sabtu (19/12), menambah koleksi kebun raya di Indonesia. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo
Kebun Raya Baturraden yang diresmikan Megawati, Sabtu (19/12), menambah koleksi kebun raya di Indonesia. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo

METROSEMARANG.COM – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mencatat negara ini masih sangat kekurangan kebun raya. Indonesia semestinya membangun 20 kebun raya lagi agar sesuai dengan kondisi geografis Indonesia.

“Indonesia itu ada 47 titik echoregion. Mengacu itu, kita butuh 47 kebun raya untuk mereprentasikan masing-masing echoregion,” ujar Wakil Kepala LIPI, Ahmadi Abbas, saat peluncuran Kebun Raya Baturraden di Purwokerto, Sabtu (19/12).

Menurut Abbas, saat ini Indonesia baru memiliki 27 kebun raya yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. LIPI menjadi leading sektor bagi pembangunan kebun raya, termasuk kebun raya yang dikelola oleh pemerintah daerah.

Dalam catatannya, dari 27 kebun raya di Indonesia, 5 antaranya dibawah pengelolaan LIPI. Sementara 22 kebun raya lainnya pengelolaannya di bawah pemerintahan daerah.

Untuk mempercepat pembangunan kebun raya, lanjut dia, telah ada dasar hukumnya yaitu Peraturan Presiden tentang Pencepatan Pembentukan Kebun Raya yang dikeluarkan tahun 2011.

“Membangun kebun raya adalah membangun masa depan. Kebun raya dibangun dengan kosep ekonomi berbasis keilmuan. Peran iptek diciptakan untuk mendukung nilai konservasi dan ekonomi sekitar,” kata dia.

Terkait dengan peluncuran Kebun Raya Baturraden, LIPI berharap agar proses penyelamatan flora di sekitar Gunung Slamet bisa berlangsung lebih cepat. Hal itu untuk mengimbangi masalah alih fungsi lahan yang berlangsung sangat cepat.

Untuk itulah, ia minta pengelola KR Baturraden bisa bekerjasama dengan para pihak agar proses penyelamatan flora berjalan maksimal.

“Pengelolaan kebun raya ini akan dipacu waktu. Kami berharap konservasi flora yang ada berbagai gunung di Jawa,” tambah dia.

Secara umum, kehadiran kebun raya bisa berfungsi sebagai tempat konservasi, penelitian, pendidikan lingkungan, wisata, hingga jasa lingkungan. (byo)

You might also like

Comments are closed.