Ingat! Jika Tak Diurus Minggu Ini Kios yang Kosong Diserahkan Pedagang Baru

METROSEMARANG.COM – Dinas Perdagangan Kota Semarang mencatat sudah ada 1008 buah kios dan los di 16 pasar tradisional yang dilakukan penyegelan selama bulan Maret dan April, karena dibiarkan kosong pedagangnya selama rata-rata dua tahun atau lebih. Para pedagang tersebut, kini hanya memiliki batas waktu sampai dengan minggu pertama bulan Mei ini untuk mengurus kios dan los yang dibiarkan kosong tersebut. Jika tidak diurus maka langsung akan diberikan kepada pedagang baru.

Penyegelan kios mangkrak yang dilakukan Dinas Perdagangan, Senin (27/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk melakukan pengurusan kios dan los yang disegel tersebut di kantornya. Dan setelah itu, harus segera menempati kembali kios dan los yang selama ini ditinggalkannya.

‘’Tetapi, kesempatan yang sudah kami berikan sejak sehari setelah penyegelan itu, untuk mengurus kembali kios dan los, hanya sampai bulan Mei. Dalam minggu ini kami langsung akan berikan ke pedagang lain yang mau memanfaatkan untuk berjualan,’’ katanya, Senin (1/5).

Menurutnya, pihaknya akan segera membuka kesempatan kepada warga masyarakat Kota Semarang yang ingin berjualan dan membuka usaha di pasar tradisional. Gratis, tanpa biaya apapun untuk menempati kios dan los yang sudah dibiarkan kosong dan tidak mau diurus pedagang lama tersebut.

‘’Syaratnya cukup membawa fotocopy KTP, KK dan juga jenis usahanya, nanti akan kita berikan kios. Langkah tegas ini supaya pasar-pasar tradisional semakin hidup dan ramai kembali,’’ tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.