Ingat! Kantong Plastik di Minimarket Kini Dibanderol Rp 200

Kantong plastik di minimarket kini dibanderol Rp 200. Foto: metrosemarang.com/fardianto
Kantong plastik di minimarket kini dibanderol Rp 200. Foto: metrosemarang.com/fardianto

METROSEMARANG.COM – Upaya Kementerian Lingkungan Hidup (Kementerian LH) untuk mengurangi limbah plastik kini benar-benar diterapkan di Kota ‘Lumpia’ Semarang. Tepat di acara Car Free Day hari ini, Minggu (21/2) pagi, Sekda Kota Semarang Adi Tri Hananto merealisasikan pengurangan limbah plastik ini.

Penghasil limbah plastik terbanyak disebut-sebut dari toko retail. Dengan jumlah gerai 32.000 unit, limbah yang dihasilkan mencapai 9,6 juta sehari. Alhasil, warga Semarang pun mulai hari ini tak bisa lagi leluasa meminta bungkus plastik yang tersedia di tiap minimarket.

Di toko Alfamart Jalan Singosari Raya, Semarang Tengah misalnya, para penjaga toko telah menginformasikan kepada tiap pembeli untuk merogoh kocek bila ingin memakai kantong plastik sebagai pembungkus barang bawaan.

“Sesuai pemberitahuan dari kantor pusat, per tanggal 21 Februari ini kantong plastik yang ada di tiap gerai Alfamart dijual dua ratus rupiah,” kata seorang penjaga toko Alfamart Jalan Singosari Raya, Gendis, sebut saja begitu, kepada metrosemarang.com.

Gendis bilang, para pelanggan Alfamart banyak yang kaget saat diminta membayar Rp 200 agar dapat memakai kantong plastik.

“Ya ada yang bertanya terkait kebijakan ini, Mas. Tapi ini kan sudah jadi kebijakan dari pemerintah Kota Semarang yang diteruskan ke semua retail termasuk seluruh gerai Alfamart,” ucap perempuan berparas ayu tersebut.

Gendis lalu berkata bahwa sejak diinformasikan pagi tadi hingga menjelang sore hari ini, jumlah kantong plastik yang terjual cukup banyak. “Sudah lumayan sih (kantong plastik yang terjual),” ujar Gendis.

Gendis menambahkan, program kantong plastik berbayar sedang diujicobakan di semua retail wilayah Semarang hingga tiga bulan ke depan. Kebijakan ini juga menyasar ke tiap supermarket yang beroperasi di Kota Lumpia.

“Termasuk supermaret milik Grup Lotte Mart juga menerapkan kantong plastik berbayar sampai jangka tiga bulan ke depan,” tukasnya.

Pantauan di minimarket lainnya di Jalan MT Haryono, Pemuda, Pandanaran dan jalan raya lainnya juga terlihat penjaga toko meminta setiap pembeli membayar kantong plastik dengan harga yang sama. (far)

You might also like

Comments are closed.