Ingat, Tarif Parkir Tidak Berubah saat Lebaran

Petugas Dishubkominfo membasang pembatas di pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, beberapa waktu lalu. Masyarakat diminta waspada terhadap tarif parkir di luar ketentuan saat Lebaran. Foto: metrosemarang.com/dok
Petugas Dishubkominfo memasang pembatas di pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, beberapa waktu lalu. Masyarakat diminta waspada terhadap tarif parkir di luar ketentuan saat Lebaran. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub) Kota Semarang, membangun dua posko pengaduan masyarakat untuk mengantisipasi lonjakan tarif parkir di luar kewajaran saat Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah tiba. Tarif parkir dipastikan tidak mengalami perubahan saat Lebaran.

Kepala Dishubkominfo Kota Semarang, Agoes Harmunanto mengatakan, dua posko parkir kini telah dibangun di sudut Jalan Pandanaran dan Simpang Lima. “Dua posko untuk memantau tarif parkir di sana diaktifkan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran,” kata Agoes kepada metrosemarang.com, Sabtu (11/7).

Menurutnya, pengenaan tarif parkir liar akan ditindak tegas oleh pihaknya. Karena itulah, ia mengerahkan 255 personel untuk memantau ketat penerapan parkir di jalanan Kota Semarang. “Mereka akan dibagi menjadi tiga sift penjagaan,” imbuhnya.

Ia mengimbau kepada pemudik Lebaran dari luar kota agar mewaspadai jasa parkir liar yang merebak di beberapa ruas jalan raya. Ia menegaskan, tarif parkir di Semarang tak akan berubah saat Lebaran tiba. Ongkos sekali parkir untuk satu sepeda motor tetap Rp 1.000 dan untuk mobil Rp 2.000.

“Tidak ada yang berubah. Dan itu dihitung sekali parkir berbeda dengan mal yang dihitung perjam,” tegasnya.

Selain mendirikan posko parkir di dua tempat itu, Dishub juga membuat posko pengamanan Lebaran di delapan lokasi lainnya. Posko-posko Lebaran di antaranya berada di Jalan Pamularsih, Mugas, seputaran Pasar Johar dan Pemuda. (far)

You might also like

Comments are closed.