Ini Alasan SD Cangkiran 1 Direlokasi di Bekas Kandang Kerbau

METROSEMARANG.COM – Pembangunan tahap pertama Terminal Cangkiran di Kecamatan Mijen, Semarang, saat ini sedang dilakukan dengan anggaran sebesar Rp 4,3 miliar. Tahap pertama ini merenovasi bangunan terminal yang ada seluas sekitar 1.500 m2. Tahap kedua akan dilakukan di 2018 yaitu mengembangkan terminal menjadi 3.000 m2.

SD Cangkiran 1 terkena imbas perluasan Terminal Cangkiran. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Pengembangan tersebut, membuat SDN Cangkiran1 yang berada persis di samping utara terminal tergusur. Sekolah dengan luas sekitar 1.500 m2 itu akan dirobohkan dan kemudian dibangun kembali di bekas kandang kerbau. Yang berada cukup jauh dari Terminal Cangkiran di sisi utara.

”Pembangunan tahap dua terminal menunggu relokasi SDN Cangkiran 1. SD akan dikembangkan jadi terminal alasannya karena tidak mungkin lingkungan pendidikan bedekatan dengan terminal,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, saat sidak pembangunan Terminal Cangkiran, Senin (21/8).

Pria yang akrab disapa Pilus ini menjelaskan, sekolah akan direlokasi di lahan bekas kandang kerbau, sekitar 200 meter dari terminal. ”Artinya anak-anak bukan akan belajar di bekas kandang kerbau tersebut, tapi bekas kandang kerbau itu akan dibangun sebagai sekolahan pengganti,” jelasnya.

Dengan dipindah di bekas kandang kerbau sekolahan yang berada di Jalan Raya Cangkiran-Mijen ini dinilai akan cukup jauh dari terminal. Sehingga lebih layak untuk kegiatan pendidikan dan belajar mengajar. Sebaliknya, terminal juga akan semakin luas sehingga dapat membuat penumpang nyaman.

”Total luas Terminal Cangkiran akan menjadi 3000, cukup ideal, sehingga bisa memberikan pelayanan dengan baik karena tersedia tempat yang nyaman,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.