Ini Kronologi Dugaan Pencemaran Nama Baik yang Dilayangkan Fadli Zon

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Fadli Zon ke Bareskrim Mabes Polri merupakan buntut kasus dugaan money politic yang dialamatkan pada dirinya saat berkampanye di Pasar Bulu, Semarang, 2 Juli 2014 silam. Politisi Gerindra itu kemudian melaporkan jurnalis Raka F Pujangga dan Ketua Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Ronny Maryanto.

Keduanya dilaporkan oleh Fadli Zon pada tanggal 7 Juli 2014 yang lalu ke Bareskrim Mabes Polri dengan delik pasal 27 ayat (3) UU ITE serta Pasal Pencemaran Nama Baik (310 dan 311 KUHP). Bahkan, Bareskrim Mabes Polri sudah menetapkan Ronny sebagai tersangka.

Berikut ini kronologi kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Fadli Zon:

*          Saat kampanye pada 2 Juli 2014, sekitar jam 18.00 WIB Ronny mendapat informasi dari rekan media melalui BBM, bahwa “Kampanye di Semarang, Fadli Zon Bagi-bagi Uang”

*          Setelah mendapat informasi dari rekan media, Ronny mencoba mencari kebenaran informasi di media online. Dia mendapat berita dari Merdeka.com yang ditulis oleh Reporter : Parwito | Rabu, 2 Juli 2014 17:49  dengan Judul “Kampanye di Pasar Bulu Semarang, Fadli Dzon bagi-bagi duit”

*          Pada pukul 20:49 WIB, berdasarkan pemberitaan Merdeka.com tersebut dia melaporkan dugaan pelanggaran politik uang tersebut ke email Panwas Kota Semarang (panwaslukotasemarang@yahoo.com)

*          Jumat, 4 Juli 2014 pukul 13.00. dia dipanggil Panwas Kota Semarang untuk dimintai klarifikasi terkait laporan

*          Sabtu, 5 Juli 2014, Panwas memanggil wartawan Tia (Wawasan) untuk dimintai keterangan dan sebelumnya mereka bertemu untuk mendiskusikan hal tersebut. Dari Tia tersebut, Ronny mendapat informasi bahwa Fadli Zon melaporkan balik ke Bareskrim dimana yang dilaporkan selain dari Tribunnews juga Ronny  yang melaporkan dugaan politik uang Fadli Zon di Pasar Bulu.

*          Tanggal 12 Agustus 2014; melalui email KP2KKN bareskrim mengirimkan surat panggilan sebagai saksi atas laporan pencemaran nama baik Fadli Zon.

*          Tanggal 27 Oktober 2014, Ronni dipanggil untuk diperiksa sebagai TERSANGKA untuk diperiksa di Bareskrim Mabes Polri. (MS-08)

 

You might also like

Comments are closed.