Ini Kronologi Tabrakan Beruntun Mobil Pengangkut Uang di Tol Tembalang

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil pengangkut uang dan truk batu bata di Tembalang, rupa-rupanya disebabkan pecah ban pada mobil tersebut. Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Pungky Bhuana Santosa, kepada wartawan usai mengecek ke lokasi kejadian, Selasa (11/8).

“Kendaaraan (mobil pengangkut uang) diduga mengalami pecah ban sisi kiri sehingga oleng dan menabrak sisi truk bermuatan batu bata. Truk lalu terdorong ke depan menabrak mobil pikap ke arah kanan kemudian membentur bis dan ke kiri lagi membentur pikap,” kata dia.

Ia mengatakan, kejadian itu berlangsung di gerbang keluar Tol Tembalang pukul 10.30 WIB tadi. Pengemudi mobil tersebut diketahui bernama Chandra Adityas. Pria berusia 21 tahun ini merupakan warga Kampung Candi Semarang.

“Saat kejadian, korban mengemudikan mobil Panther warna biru nopol D 1670 UKX yang hendak mengirim uang ke salah satu bank. Sementara, truk yang ditabrak itu nopolnya H 1448 PS,” kata dia.

Kendati demikian, ia masih menyelidiki identitas sopir truk batu bata. Begitu pun dengan identitas anggota kepolisian yang ikut mengawal pengiriman uang. “Yang jelas dia bertugas di satuan Brimob. Sedangkan untuk sopir mobil pikap Mitsubsihi yakni Agus Tri Wijayanto warga Jepara,” jelasnya.

Ada dua orang yang menderita luka-luka atas kejadian itu. Keduanya kini dirawat intensif di RSUD Dr Kariyadi. “Kami belum bisa memastikan kondisi luka-luka pada korban,” terang dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di KM 12 Tol Tembalang, Selasa (11/8) pagi. Saat itu, sebuah mobil pengangkut uang yang melaju kencang menghantam bagian belakang bak truk batu bata tepat di dekat gerbang Tol Tembalang. (far)

You might also like

Comments are closed.