Ini Perbedaan Sarden dan Makarel

METROSEMARANG.COM – Temuan produk ikan makarel kaleng yang mengandung parasit cacing Anisakis Sp, membuat sarden juga terkena getahnya. Padahal, keduanya merupakan jenis ikan yang berbeda, meskipun sama-sama kerap ditemukan dalam kemasan kaleng.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengungkap bahwa ada 27 merek produk ikan makarel kaleng positif mengandung parasit cacing. Dalam daftar tersebut tidak satupun disebutkan sarden.

Masyarakat pun sering salah kaprah dan menyebut makarel adalah sarden atau bahkan menyebutnya sarden makarel. Sebagian menganggap bahwa produk olahan ikan dalam kaleng adalah sarden.

Padahal, keduanya jelas-jelas berbeda. Berikut ini perbedaan makarel dan sarden yang dirangkum dari berbagai sumber.

Sarden

Ikan ini adalah keluarga Clupeidae. Selain sarden, ikan yang termasuk famili ini adalah haring, shad, hilsa Dan menhade.

Sarden dibalut kulit warna perak, dengan daging yang lebih gelap. Ukurannya juga sangat kecil.

Makarel

Makarel merupakan famili Scombridae dan masih keluarga tuna. Bentuknya lebih ramping, dan panjang dengan garis garis hitam di sekujur tubuhnya.

Ukurannya jauh lebih besar daripada ikan sarden. Beberapa spesies makarel berukuran lebih besar, misalnya makarel sirip biru (bluefin). Harganya juga lebih mahal ketimbang sarden. Sebagaimana sarden, makerel juga sering dikalengkan.

Nah, Anda penggemar sarden, tidak perlu ragu untuk mengonsumsinya. Selain mengandung kalori, ikan sarden juga mengandung protein dan lemak yang penting untuk proses pembentukan energi dalam tubuh. (*)

You might also like

Comments are closed.