Ini Peta Daerah Rawan Longsor dan Banjir di Semarang

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Sebagai kota yang memiliki bentang alam berupa perbukitan, lembah dan laut, menjadikan Semarang sebagai daerah yang berpotensi mengalami sejumlah bencana di musim penghujan ini. Tidak hanya banjir dan rob, namun bencana tanah longsor pun membayangi berbagai daerah di kota ini.

Berikut ini adalah peta wilayah rawan longsor berdasarkan Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Semarang tahun 2011-2031. Pemkot Semarang berharap agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan dan meninggalkan rumah jika dirasa kondisinya mengkhawatirkan untuk terjadinya longsor.

 

Data Wilayah Rawan Longsor :

Kecamatan Gunungpati : Gunungpati, Nongkosawit, Sekaran, Sadeng, Sukorejo, Kandri, Pongangan, dan Kalisegoro.

Kecamatan Banyumanik : Tinjomoyo, Jabungan

Kecmatan Tembalang: Rowosari

Kecamatan Semarang Barat : Manyaran

Kecamatan Gajahmungkur : Gajahmungkur, Bendan Dhuwur, Lempongsari

 

Sedangkan menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, daerah yang juga rawan longsor adalah :

Kecamatan Ngaliyan : Wonosari, Tambak Aji, Purwoyoso

Kecamatan Semarang Barat : Kembangarum, B

ongsari, Gisikdrono.

Kecamatan Candisari : Tegalsari, Candi, Jomblang, K

aranganyar Gunung.

Kecamatan Tembalang : Kedungmundu, Tembalang, S

endangguwo.

 

Adapun wilayah yang berpotensi terendam banjir adalah sebagai berikut :

Kecamatan Tugu

Kecamatan Semarang Barat

Kecamatan Semarang Timur

Kecamatan Semarang Utara

Kecamatan Semarang Tengah

Kecamatan Pedurungan

Kecamatan Gayamsari

(ren)

You might also like

Comments are closed.