Ini Prioritas Pembangunan Infrastruktur Kota Semarang di 2018

METROSEMARANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang memastikan pengerjaan infrastruktur di wilayah pinggiran menjadi prioritas di tahun 2018. Selain itu peningkatan wilayah penghijauan dan peningkatan nilai estetika jalan di tengah kota khususnya jalan-jalan protokol.

Pemkot Semarang akan memperbanyak street furniture untuk menambah estetika kota. Foto: metrosemarang.com/dok

Kepala DPU Kota Semarang Iswar Aminudin menerangkan, di anggaran murni tahun 2018 ini pihaknya akan melaksanakan lebih dari 80 paket pekerjaan pembangunan fisik dengan anggaran total mencapai senilai Rp684 miliar.

‘’Untuk beberapa kegiatan pekerjaan yang akan dikerjakan di anggaran murni 2018 tersebut sudah diajukan ke ULP (Unit Pengadaan Lelang) untuk dilelangkan. Kami lakukan lelang di awal tahun agar pekerjannya nanti maksimal,’’ ujarnya, Senin (15/1).

Adapun fokus pekerjaan di anggaran murni tersebut yakni ada dua sektor, yaitu infrastruktur di kawasan pinggiran penghubung ke daerah tetangga dan penataan tengah kota. Untuk penataan tengah kota berupa kegiatan penghijauan dan tambahan street furniture terutama di jalan-jalan protokol.

Rencana penghijauan di beberapa ruas jalan, kata Iswar, dilakukan karena Kota Semarang cuacanya cukup panas sebagai kota pesisir. Karena itu dengan penghijauan diharapkan nanti dapat sedikit mengatasi hal tersebut karena adanya banyak pohon peneduh.

Sedangkan untuk street furnitur akan dilakukan dengan penambahan infrastruktur yang bersifat atraktif. Seperti penambahan water founten atau air mancur di Jembatan Banjir Kanal Barat yang akan mengadopsi yang ada di negara Korea sehingga akan menambah ikonik Kota Semarang.

‘’Sementara terkait dengan sistem drainase kota, kami rencananya akan menambah kapasitas pompa di rumah pompa, salah satunya di wilayah Semarang Indah karena semakin tinggi curah hujan dan luasan area genangan air di sana,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.