Ini Rahasia Ronald Fagundez Bisa Tetap Ganas di Usia Senja

Ronald Fagundez
Ronald Fagundez

SEMARANG – Sempat dibuang Persepam Madura lantaran dianggap sudah habis, Ronald Fagundez kini kembali bangkit bersama PSIS. Perannya di sisi kiri Mahesa Jenar nyaris tak tergantikan. Gelandang Uruguay kelahiran 1979 ini ternyata punya trik khusus agar bisa menjaga kebugaran di usia yang tak lagi muda.

Awal musim 2012/2013 menjadi bencana buat pemain bernama lengkap Ronald Daian Fagundez Oliveira ini. Saat membela Persepam Madura di Piala Gubernur Jatim, Fagundez mengalami cedera parah dan memaksa dirinya dicoret dari skuad Sapeh Kerap. Cedera itu membuatnya menghilang dari lapangan hijau selama enam bulan, sebelum akhirnya diikat PSIS pada Maret 2013.

Musim pertamanya berseragam biru-biru PSIS, performa Fagundez belum terlalu menonjol. Maklum, kebugarannya belum 100 persen pulih selepas dibekap cedera panjang. Bahkan, eks Persik, PSM dan Persisam ini tak pernah tampil penuh selama 90 menit. Tapi, di tahun keduanya bersama tim kebanggaan wong Semarang, Fagundez kembali menunjukkan kebintangannya.

Musim ini, Fagundez menjadi ruh permainan PSIS. Dia menjadi penguasa sisi kiri lini serang Mahesa Jenar. Di usia 35, Fagundez masih sanggup mengimbangi permainan anak-anak muda PSIS. Beda dibanding musim sebelumnya, kali ini Fagundez nyaris bermain penuh di tiap pertandingan, dengan torehan empat gol dan tujuh assist.

“Tak ada program khusus. Setelah cedera, saya terus berusaha mengembalikan kebugaran. Selain ikut program latihan pelatih, saya juga tambah dengan fitness sendiri,” kata Fagundez soal resep menjaga kebugaran dirinya.

Tak cukup hanya latihan, Fagundez pun menyebut gaya hidup di luar lapangan juga sangat berpengaruh terhadap karir seorang pesepakbola. “Kita hidup dari sepakbola, jadi sebisa mungkin juga mencoba hidup sehat. Kalau tidak bisa menjaga itu (gaya hidup sehat), karir kita pasti cepat tamat,” tuturnya. (*)

 

 

 

 

You might also like

Comments are closed.