Ini Ultimatum KAMMI Semarang untuk Jokowi

Massa KAMMI Semarang yang menggelar unjuk rasa di Gubernuran, Kamis (21/5) memberi ultimatum kepada Presiden Jokowi. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Massa KAMMI Semarang yang menggelar unjuk rasa di Gubernuran, Kamis (21/5) memberi ultimatum kepada Presiden Jokowi. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Setelah aksi diwarnai sedikit ketegangan antara demonstran dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Semarang, aksi dilanjutkan dengan teatrikal dan pembacaan ultimatum untuk Presiden RI Joko Widodo. Melalui koordinator aksi, Moh. Khanif Nasukha, mereka menyampaikan ultimatum yang ditujukan kepada presiden, sekaligus memperingati 17 tahun reformasi.

“Presiden harus mampu melepaskan diri dari segala ketergantungan, tekanan, intervensi dan pesanan dari pihak luar untuk dapat bersikap tegas dalam membuat kebijakan yang pro rakyat,” tutur Khanif.

Selain itu, mereka juga meminta Jokowi untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi dengan menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menguatkan perekonomian nasional. “Sesuai janjinya, Presiden Jokowi juga harus konsisten dalam menjalankan Nawacita, serta penegakan hukum yang bebas dari kepentingan politik dan KKN,” tandasnya.

Dalam aksi yang digelar di depan Gubernuran, Kamis (21/5) tersebut, sempat terjadi keributan kecil yang nyaris menimbulkan gesekan antara demonstran dan petugas keamanan. (ade)

You might also like

Comments are closed.