Ini Warung Mangut Kepala Manyung Terpedas di Semarang

warung-mangut-kepala-manyung-semarang

Bagi pecinta kuliner Semarang tentu tak asing lagi dengan masakan Mangut Kepala Manyung.  Ikan manyung atau sering disebut lele laut ini, di Semarang biasanya diolah kepalanya dalam balutan bumbu mangut yang pedas menggoda. Sementara bagian tubuhnya kebanyakan dijadikan jambal ikan asin. Nah, bagi anda yang ingin merasakan pedasnya mangut kepala manyung di Semarang bisa datang ke warung-warung berikut:

1. Warung Bu Fat

Warung ini menjadikan mangut ndas (kepala) manyung sebagai salah satu menu andalannya. Terletak di  Jalan Ariloka Krobokan, Semarang Barat. Selain mangut kepala manyung juga tersedia menu mangut ikan pari.

2. Warung Bu Nasima

Mangut Kepala Manyung di warung yang terletak di samping Kelurahan Sampangan, Jalan Menoreh Raya ini terkenal luar biasa pedasnya. Bagi anda yang menyantap menu ini dipastikan bakal berlinangan air mata dan ingus karena pedasnya bisa dibilang masuk kategori super. Di Warung Bu Nasima juga tersedia masakan belut kuah yang tak kalah pedas.

3. Warung Bu Ana
Berlokasi di dekat pintu masuk Maerokoco, PRPP, Warung Bu Ana ini juga menawarkan kuah mangut kepala manyung yang lezat dan tentu saja dijamin pedas.

4. Warung Sebelah Polres Semarang Barat.
Berlokasi di jl. ronggolawe, belakang kecamatan semarang barat, di sebelah polres semarang barat. Warung ini tidak begitu besar, tetapi punya langganan tetap yang banyak juga, terutama para polisi yang berdinas di dekat situ. mangutnya pedas gila, bikin keringetan, apalagi karena warungnya juga agak sempit hehehe.

5. Warung Pojok 

Berlokasi di Jl. Srikaton krapyak, di tikungan jalan tembus antara Krapyak – Ngaliyan via Klampisan.  Warung ini cukup ramai di saat makan siang, karena menjadi tujuan makan para staf kantoran dari kawasan industri Candi.  Mangut kepala manyung disini tidak terlalu besar, tapi cukup bisa menjadi mengganjal selera para pecinta masakan pedas.

Silakan tambahkan referensi lain di kolom komentar.

 

sumber: diolah dari Facebook Group: Kuliner Semarang

You might also like

Comments are closed.