Inilah Detik-detik Robohnya Layar LED di Balai Kota Semarang

METROSEMARANG.COM – Mardi (65) warga Tegalsari Raya RT 7 RW 4 Kelurahan Candisari Semarang merasa sangat beruntung bisa menghindar saat layar LED berukuran 6×3 meter roboh diterjang angin kencang di halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (14/5) siang.

Pekerja membereskan sisa material layar LED yang roboh. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Pekerja membereskan sisa material layar LED yang roboh. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Kepada metrosemarang.com, ia menceritakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00. Saat itu, ia sedang mengangkat rangkaian besi tenda yang akan didirikan di belakang panggung. Saat hendak mengambil besi yang berada di atas panggung tiba-tiba angin kencang datang dan dengan cepat layar LED itu roboh menimpa dua orang yang berada di bawahnya.

“Suaranya kencang sekali, bruk!!! Untung saya masih sempat menghindar karena saya berada di posisi agak pinggir,” katanya saat ditemui metrosemarang.com di sela-sela makan siang.

Ia pun menyaksikan dua orang korban luka-luka akibat terkena rangkaian layar tersebut. Beruntung, banyak orang yang dengan sigap memberi pertolongan dengan membawa ke rumah sakit dengan mobil yang sudah standby di sekitar lokasi.

“Korbannya 1 orang pingsan, satunya lagi luka di bagian kepala, kepalanya berdarah,” katanya.

Sementara, di belakang panggung, terlihat tali kalar berwarna merah dan ujungnya berserabut. Kuat dugaan tali yang difungsikan untuk menahan layar LED saat berdiri tak kuat menahan laju angin kencang yang menerjang.

Layar LED tersebut bakal digunakan untuk acara resepsi HUT ke-469 Kota Semarang, mulai pukul 19.00 malam nanti. Acara tersebut juga menghadirkan komedian Semarang, Tukul Arwana. (din)

You might also like

Comments are closed.