Inovasi “Ijus Melon” Raih Penghargaan Kemenpan RB

METROSEMARANG.COM – Inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang kembali meraih penghargaan. Kali ini inovasi dalam Ijin usaha mikro melalui online (Ijus Melom) meraih penghargaan sebagai top 99 inovasi pelayanan publik terbaik se-Indonesia.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang menerima penghargaan sebagai top 99 inovasi pelayanan publik terbaik se-Indonesia. Foto: istimewa

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang, Litani Satyawati mewakil Wali Kota Semarang menerima penghargaan tersebut dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Asman Abnur.

Awal tahun lalu Kemenpan RB mengadakan kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2017. Dan lewat aplikasi Ijus Melon ini Pemkot Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro berhasil menyisihkan 3.054 proposal inovasi pelayanan publik lainnya yang masuk. Di antaranya dari Kementerian, lembaga negara, provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan BUMD.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi telah memaparkan aplikasi Ijus Melon ini kepada para panelis Top 99 Inovasi Pelayanan Publik di kantor Kemenpan RB pada Rabu (26/4) lalu. Lewat aplikasi ini para pelaku usaha mikro di Semarang bisa mendapatkan legalitas usahanya secara cepat, mudah, dan terbebas dari pungutan liar atau pungli.

Melalui Ijus Melon para pelaku usaha mikro yang ingin mendapatkan legalitas usahanya cukup mengurusnya melalui aplikasi yang dapat diunduh di ponsel pintar di website DiskopUMKM.SemarangKota.go.id. Hanya dibutuhkan waktu 4 menit surat legalitas usaha tersebut sudah dapat diambil di kecamatan masing-masing.

Mereka kemudian juga akan langsung terdaftar dalam database Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Koa Semarang. Dan dapat memperoleh berbagai fasilitas dukungan dari Pemkot seperti pinjaman tanpa agunan, pelatihan usaha, hingga kesempatan mengikuti pameran di berbagai tempat.

“Sebelumnya setiap tahun rata-rata 772 pelaku usaha mikro yang mengajukan ijin usaha, tapi setelah adanya aplikasi Ijus Melon ini dalam waktu satu tahun ada 8.304 pelaku usaha mikro yang telah mendapatkan legalitas usaha dari Pemkot Semarang,” kata wali kota. (duh)

You might also like

Comments are closed.