Istirahatlah Kata-kata Bikin Penasaran Aktivis di Semarang

METROSEMARANG.COM – Istirahatlah Kata-kata film garapan Yosep Anggi Noen, sukses menarik minat warga Semarang. Film yang diputar pertama kali di Locarno Internasional Film Festival ke 69 di Swiss ini akhirnya serentak diputar di Indonesia pada 19 Januari lalu termasuk Citra XXI Semarang.

John Arie (dua dari kiri) bersama sesama aktivis usai menonton Istirahatlah Kata-kata di Citra XXI, Sabtu (21/1). Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Hingga hari ketiga pemutaran, antusiasme penonton masih nampak dari antrean yang cukup panjang. Mayoritas penonton merupakan mahasiswa juga aktivis bahkan tokoh politik.

Salah satunya adalah John Arie Nugroho. Ia bersama sejumlah koleganya mengaku sengaja meluangkan waktu untuk menonton Istirahatlah Kata-kata. “Film ini membantu kita untuk mengenal sosok Wiji Thukul,” bebernya, Sabtu (21/1).

Ia beharap film ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh bangsa akan sosok Wiji Thukul yang meski dalam pelarian tetap bertahan dengan kata-katanya. “Tentunya dengan menonton film ini kita bisa tahu sejarah bangsa yang begitu kelam pada masa itu,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Ahmad, seorang aktivis pergerakan mahasiswa. Menurutnya tayangnya Istirahatlah Kata-kata di bioskop Tanah Air patut diapresiasi. Menurutnya tak banyak film serupa yang mampu tembus layar lebar. “Semoga bisa lama ini tayangnya, mahasiswa wajib nonton,” ungkapnya.

Ia mengaku sangat senang dengan banyaknya puisi-puisi Wiji Thukul yang ditampilkan. Suara Gunawan Maryanto, pemeran Wiji Thukul, sukses membawakan puisi seperti aslinya.

“Gunawan sama-sama susah bilang R, Thukul kan juga gitu, wah keren pokoknya,” pungkasnya. (vit)

You might also like

Comments are closed.