Istri Korban Pingsan, Reka Ulang Pembunuhan Driver Taksi Online Berlangsung Tegang

METROSEMARANG.COM – Reka ulang kasus pembunuhan driver taksi online berlangsung tegang. Warga yang ikut menyaksikan jalannya rekonstruksi sempat tersulut emosi dan merasa geram dengan ulah para tersangka.

Istri mendiang Deni Setiawan tak kuasa menahan kesedihan saat menyaksikan jalannya rekonstruksi pembunuhan suaminya. Foto: metrosemarang.com/efendi

Isak tangis keluarga korban pembunuhan seorang driver taksi online, Deni Setiawan (32) mengiringi proses reka ulang, Jumat (26/1). Istri korban, Nur Aini tak kuasa menahan air matanya tatkala menyaksikan dua orang tersangka, IBR (16) dan DIR (15) memeragakan adegan demi adegan yang akhirnya menewaskan suaminya itu.

Nur Aini duduk di sudut dekat lokasi proses rekonstruksi. Sejumlah polisi wanita terlihat mendampingi wanita berkerudung tersebut. Bahkan ia sempat pingsan hingga dibawa ke salah satu rumah warga di Perumahan Bukit Cendana, Sambiroto, Tembalang.

Nur Aini datang bersama dengan anak semata wayangnya yang masih berusia 3 bulan, buah pernikahan dengan Deni.

Di tempat terpisah, tepatnya di lokasi penemuan mobil milik Deni di Jalan HOS Cokroaminoto, kerabat korban juga turut menghadiri proses rekonstruksi. Tangisan serta hujatan kepada tersangka pecah saat IBR dan DIR datang di lokasi tersebut. Mereka bahkan meminta kepada petugas untuk membuka penutup kepala yang menutupi muka IBR dan DIR.

Beruntung, proses rekonstruksi di Jalan HOS Cokroaminoto tak berlangsung lama. Di tempat tersebut tersangka hanya memeragakan beberapa adegan saja dari memarkirkan mobil hingga meninggalkannya di tempat tersebut. Sehingga, IBR dan DIR terhindar dari amarah kerabat korban yang saat itu juga sempat melemparkan barang kepada tersangka.

“Ini untuk melengkapi proses penyidikan supaya jelas bagaimana tindak pidana ini terjadi. Proses rekonstruksi ada 28 adegan di 3 TKP,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Fahmi Arifrianto,

Dalam proses rekonstruksi kedua tersangka memeragakan sebanyak 28 adegan. Adegan tersebut dimulai saat mereka memesan jasa layanan taksi online di depan rumah IBR, Jalan Lemah Gempal, Kelurahan Barusari, Semarang Selatan. (fen)

You might also like

Comments are closed.