Izin Belum Turun, Laga PSIS vs PSPS Terancam Mundur

METROSEMARANG.COM – Matchday terakhir babak 8 besar Liga 2 Grup Y yang dijadwalkan digelar pada Selasa (21/11), terancam diundur. Sampai hari ini pihak keamanan belum memberi rekomendasi untuk dua pertandingan PSIS vs PSPS Riau dan PS Mojokerto Putra vs Persebaya Surabaya.

CEO PSIS Yoyok Sukawi

CEO PSIS AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi menyayangkan jika pertandingan gagal digelar sesuai jadwal. Menurutnya, penundaan tersebut akan berimbas pada membengkaknya operasional tim dan berpotensi mengganggu konsentrasi pemain.

“Jadwal yang tidak menentu ini sudah pasti merugikan tim-tim peserta. Kalau mundur sehari kerugiannya bisa mencapai di atas Rp 25 juta,” kata dia, usai menyaksikan latihan Haudi Abdillah dkk di Lapangan Lodaya Bandung, Senin (20/11) pagi.

“Konsentrasi pemain juga terganggu. Mereka sudah mempersiapkan untuk pertandingan besok. Tim pelatih juga kesulitan menyusun program latihan,” tandasnya.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Minggu (19/11) malam menggelar emergency meeting dengan perwakilan tim di Grup Y terkait belum keluarnya izin dari pihak keamanan. Sebabnya, pada Selasa besok akan berlangsung demo buruh di Bandung.

Namun, informasi lainnya menyebutkan bahwa pihak keamanan akan berkonsentrasi untuk pengamanan Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan melakukan kunjungan ke Kabupaten Bandung.

Sementara, pelatih Subangkit berusaha tetap tenang dan tetap mempersiapkan timnya untuk pertandingan besok sore. “Kami tetap fokus untuk pertandingan besok (Selasa). Kalau nantinya harus diundur, ya tinggal menyesuaikan saja,” ujarnya.

Laga pamungkas Grup Y rencananya akan diundur sehari menjadi Rabu (22/11) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). PSIS dan PSPS bakal memainkan laga hidup mati memerebutkan satu tiket ke semifinal.

Sedangkan di laga lainnya, Persebaya yang sudah memastikan lolos bakal meladeni tim juru kunci PS Mojokerto Putra. (twy)

You might also like

Comments are closed.