Jadi Dekan FIB Undip, Redyanto Noor Siap Bekerja dengan Cinta dan Kegembiraan

Dr. Rediyanto M. Noor, M.Hum (foto: situs Undip)
Dr. Rediyanto M. Noor, M.Hum (foto: situs Undip)

Dr. Rediyanto M. Noor, M.Hum, dari Jurusan Sastra Indonesia akhirnya memenangkan jumlah suara dalam pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro  Periode 2015-2019, dengan perolehan 11 suara mengungguli empat kandidat lainnya, yakni Prof. Dr. Sutejo Kuwat Widodo, M.Si (Jurusan Sejarah), Prof. Dr. Singgih Tri Sulistyono, M.Hum (Jurusan Sejarah), Dr. Ratna Asmarani, M,Ed, M.Hum (Sastra Inggris) dan Dr. Muhammad Abdullah, M.Hum (Sastra Indonesia).

Dalam rapat senat tertutup FIB Undip yang dihadiri 20 anggota senat, perhitungan akhir hasil suara yang didapat masing-masing calon Dekan adalah Dr. Rediyanto M. Noor, M.Hum meraih 11 (sebelas) suara, Prof. Dr. Sutejo Kuwat Widodo, M.Si  dengan jumlah suara 2 (dua)  suara, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistyono, M.Hum mendapat 6 (enam) suara,  Dr. Ratna Asmarani, M,Ed, M.Hum dengan 0 (nol) suara dan Dr. Muhammad Abdullah, M.Hum dengan nol (0) suara. Dari 20 suara terdapat satu suara yang abstain.

Dr. Rediyanto M.Noor, M.Hum lahir di Ponogoro, 7 Maret 1959, dengan pendidikan terakhir S3 Ilmu Susastra Universitas Gadjah Mada. Visi dan misi yang diusungnya adalah Bekerja Untuk FIB Dengan Cinta dan Kegembiraan. Sedangkan untuk program prioritas yang akan dikembangkannya antara lain pengembangan program studi, studi lanjut tenaga pengajar, penambahan tenaga pengajar dan fasilitas kesejahteraan.

Menurut Ketua Panitia Pemilihan Dekan FIB, Yety Rochwulaningsih, pemilihan calon dekan ini sangat transparan bahkan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan pemikirannya untuk calon dekan.

(mam)

Sumber: situs Undip

You might also like

Comments are closed.