Jadwal Kompetisi Belum Ada, Persiapan PSIS Terganggu

Tunggu Kongres PSSI

Salah satu tim yang telah terkena imbasnya adalah PSIS Semarang. Manajemen PSIS gagal melakukan negosiasi dengan top skorer mereka, Bruno Silva.

KOMPETISI sepak bola yang digelar di bawah operator PT Liga Indonesia Baru pada tahun 2018 telah usai. Masing-masing level telah mengumumkan juaranya. Persija Jakarta sebagai juara Liga 1, PSS Sleman juara liga 2 dan Persik Kediri juara Liga 3.

Meski demikian, hingga pekan pertama bulan Januari 2019, belum ada pengumuman jadwal kompetisi musim 2019. Ada spekulasi yang menyebut kompetisi liga bakal digelar usai Pemilihan Presiden. Tapi PT LIB belum memberikan kepastian. Kabarnya, mereka masih menunggu hasil Kongres Tahunan PSSI pada 20 Januari 2019 mendatang.

Kongres tersebut juga bakal menentukan, apakah tetap PT LIB yang bakal menjadi operator kompetisi liga tahun 2019. Selain itu, kongres juga bakal membahas jumlah klub yang akan berkompetisi. Mengingat ada klub yang telah terkena sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

 

Ganggu Persiapan Tim

Untuk liga 1, sampai saat ini klub-klub masih menunggu jadwal resmi kompetisi. Ketidakjelasan jadwal tersebut bakal berimbas pada proses pembentukan tim, negosiasi dan kontrak dengan pemain, hingga persoalan pencarian sponsor.

Salah satu tim yang telah terkena imbasnya adalah PSIS Semarang. Manajemen PSIS gagal melakukan negosiasi dengan top skorer mereka, Bruno Silva. Di tengah ketidakjelasan jadwal kompetisi Liga 1 2019, Bruno Silva berpamitan kepada manajemen PSIS untuk “merumput” di Arab Saudi.

psis persipura
Bruno Silva memborong dua gol kemenangan PSIS atas Persipura, Sabtu (1/12/2018). Foto: metrojateng.com

General Manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan, pihaknya telah berupaya memertahankan Bruno Silva. Bagaimanapun, Bruno telah tampil prima di musim perdana bersama PSIS. Meski sempat mengalami masa-masa sulit hingga paruh pertama kompetisi, striker 27 tahun tersebut menggila di putaran kedua dan berperan besar membawa Mahesa Jenar finish di peringkat 10 besar Liga 1 2018.

Torehan 16 gol plus 9 assist sudah cukup membuktikan kualitas bomber berpaspor Brasil tersebut. Pencapaian itu membuatnya jadi salah satu pemain paling diburu untuk kompetisi musim depan.

Tapi diakui Liluk, PSIS cukup sulit jika harus bersaing dengan kekuatan finansial tim asal Timur Tengah. “Tentu secara finansial mereka (tim Liga Arab) lebih kuat. Tapi penawaran kami sudah maksimal. Manajemen juga sudah kerja maksimal dalam proses negosiasi,” sambung Liluk.

Dengan hengkangnya Bruno Silva, pemain asing PSIS tinggal menyisakan Ibrahim Conteh. Gelandang Sierra Leone itu masih terikat kontrak hingga akhir tahun 2019. Sedangkan bek Serbia, Petar Planic kemungkinan besar tidak akan dipertahankan.

Tak mau terpuruk, mantan Ketua Panpel PSIS itu optimistis bisa mendatangkan pengganti sepadan untuk Bruno Silva. “Dari dulu PSIS bisa melahirkan pemain-pemain asing berkualitas yang bisa tampil bagus di Indonesia. Makanya musim depan kami juga cukup optimistis bisa mendapatkan pemain-pemain yang berkualitas,” tandasnya.

psis semarang
Koreo Panser Biru yang ditujukan untuk Jafri Sastra. Duel PSIS kontra Persib disaksikan 19.695 penonton. (Foto: metrojateng.com/tri wuryono)

 

Masih Ada Jafri Sastra dan Budi Kurnia

Top skorer Bruno Silva bukan satu-satunya harapan. Untuk musim depan, PSIS boleh “merasa aman” oleh sebab tidak ditinggalkan sang Pelatih Kepala, Jafri Sastra. Bersama Budi Kurnia, Jafri diikat kontrak dengan PSIS hingga Januari 2012.

BIODATA JAFRI SASTRA
Nama Lengkap: Jafri Sastra
Tempat, tanggal lahir: Padang, 23 Mei 1965
Kepelatihan sebelum di PSIS Semarang
Semen Padang (2013-2015)
Mitra Kukar (2016)
Persipura Jayapura (2016)
Mitra Kukar (2016-2017)
Celebest FC (2017)
PSPS Riau (2018)
Persis Solo (2018)

 

CEO PSIS, Yoyok Sukawi menilai kinerja dua pelatih ‘alumni’ Persis Solo selama paruh kedua Liga 1 2018, memuaskan. Di bawah kendali Jafri Sastra, Mahesa Jenar berhasil keluar dari zona degradasi dan mengakhiri kompetisi di peringkat 10.

Jafri menorehkan catatan apik selama memimpin PSIS di 14 pertandingan terakhir. Dalam periode tersebut, Hari Nur Yulianto dkk mengukir 8 kemenangan atau 57,14 persen.

BIODATA BUDI KURNIA
Nama: Budi Kurnia
Tempat tanggal lahir: Garut, 28 September 1989
Kepelatihan fisik sebelum di PSIS Semarang
Persiba Balikpapan (2015)
Persis Solo (2017)
PSPS Riau (2018)
Persis Solo (2018)

 

Sebelumnya, baik Jafri Sastra maupun Budi Kurnia, bergabung dengan PSIS Semarang saat putaran kedua kompetisi Liga 1 2018. Keduanya memiliki masa bakti hingga akhir musim 2018. “Manajemen memberikan target pada 2019 bisa masuk ke delapan besar dan 2020 bisa masuk ke tiga besar,” kata Yoyok Sukawi.

Setelah mengikat pelatih, manajemen bakal segera menuntaskan negosiasi dengan pemain. Sejauh ini baru kiper Joko Ribowo dan Ibrahim Conteh yang dipastikan bertahan. (*)

 

Penulis: Tri Wuryono
Editor: Eka Handriana

 

 

You might also like

Comments are closed.