Jaga Perdamaian, Kedatangan Prajurit Raider Sudah Ditunggu Warga Lebanon

METROSEMARANG.COM – Ratusan prajurit Yonif Raider 400/BR Semarang diminta untuk unjuk kebolehan menampilkan ragam budaya asli Indonesia saat bertugas menjaga perdamaian di Lebanon. Menurut Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, sikap tersebut patut ditunjukan demi mengemban misi sebagai duta negara Indonesia.

Pelepasan 427 prajurit Yonif Raider 400/BR, di Markas Srondol Semarang, Jumat (1/12). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Sikap yang dilakukan selama bertugas merupakan cerminan kualitas TNI dihadapan tentara negara lain. Jaga nama baik TNI di mata dunia internasional. Ingat, merah putih di lengan kirimu merupakan tanda bahwa kalian duta negara Indonesia,” ungkap Wuryanto tatkala melepas penugasan 427 prajurit Yonif Raider 400/BR, di Markas Srondol Semarang, Jumat (1/12).

Dalam mengemban misi memperkenalkan budaya Indonesia, ia menekankan jika tiap prajurit wajib menerapkan ilmu teritorial. Sebab, ilmu itu sangat didambakan dan dinantikan oleh masyarakat Lebanon.

Ia juga menyebut bahwa para prajurit telah melaksanakan Pre Deployment Training selama sebulan untuk mempelajari bahasa dan memahami kultur negara tujuan. Sehingga ia berharap pengalaman tersebut nantinya menjadi pedoman saat bertugas.

Tak lupa, ia berpesan jika prajurit raider harus mampu menjalankan tugas secara profesional dengan senantiasa berpegang teguh pada jati diri TNI.

Semua prajurit, katanya sebaiknya melaksanakan tugas dengan profesional sesuai koridor dan aturan yang telah ditentukan PBB. “Jaga hubungan yang baik dan harmonis antar personel Satgas maupun dengan pasukan negara lain,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.