Jangan Ditiru, Menantang Maut di Jalur Kereta

Sejumlah pengendara motor berhenti di depan palang pintu perlintasan KA Jalan Mpu Tantular. Mereka tak sabar ingin secepatnya tiba di lokasi tujuan, meski harus menantang maut. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Sejumlah pengendara motor berhenti di depan palang pintu perlintasan KA Jalan Mpu Tantular Semarang. Mereka tak sabar ingin secepatnya tiba di lokasi tujuan, meski harus menantang maut. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

 

METROSEMARANG.COM – Angka kecelakaan di jalur perlintasan kereta api Daerah Operasional 4 Semarang yang masih tinggi ditengarai dipicu oleh kelalaian petugas penjaga palang pintu di beberapa titik.

Namun, PT KAI Daop 4 Semarang menyebutkan selain faktor human error tersebut, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan antara kereta api dengan pengguna jalan juga disebabkan aksi saling menerobos di areal palang pintu perlintasan kereta.

Pantauan metrosemarang.com di palang pintu KA Jalan Mpu Tantular Semarang, Rabu (25/11) memperlihatkan aksi saling menerobos kini masih marak dilakukan pengendara motor. Tak jarang, pemotor terburu-buru menerobos palang pintu KA lantaran ingin lekas berangkat bekerja maupun mengantarkan anak sekolah.

Yusuf Isrin seorang pemotor asal Wonodri Semarang mengatakan dirinya seringkali menerobos palang pintu KA karena tak sabar saat menunggu kereta melintas. “Saya tidak sabar kalau nunggu jadwal kereta yang melintas terlalu lama. Makanya kalau pas keburu-buru saya langsung buka palang pintunya,” akunya.

Di lain pihak, Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Supriyono menambahkan hingga saat ini pihaknya masih berupaya menambah petugas penjaga di palang pintu KA. Ia tak menampik bila saat ini masih banyak pemotor yang melanggar jalur perlintasan kereta.

“Akan kami tambah jumlah petugasnya untuk menekan angka kecelakaan di jalur KA. Untuk jumlah jalur yang berpalang pintu kini ada sekitar 300 titik,” ucapnya.

Kecelakaan di perlintasan KA kali terakhir terjadi di Jalan Kaligawe, Kamis (5/11) pagi, ketika KA Kalijaga jurusan Solo Purwosari – Semarang Poncol menabrak satu mobil dan satu motor. Satu orang pengendara motor tewas seketika sementara tiga penumpang mobil Suzuki Ertiga H-9432-UF kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit. (far)

You might also like

Comments are closed.