Janjikan jadi PNS, ‘Pejabat Kemenkeu’ Minta Setoran Ratusan Juta

METROSEMARANG.COM – Penipuan berkedok penerimaan calon pegawai negeri sipil lagi-lagi memakan korban. Kali ini pelakunya mengaku sebagai pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan berhasil mengelabuhi 20 orang dengan uang yang sudah disetorkan mencapai Rp 2 miliar.

Penipuan berkedok penerimaan CPNS dilaporkan ke Polda Jateng. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Kamis (9/2), empat korban penipuan itu mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng. Tiga korban merupakan warga Kendal dan satu dari Semarang.

Menurut kuasa hukum mereka, Bangkit Mahanantiyo, kejadian ini bermula pada tahun 2013 lalu. Waktu itu kliennya berinisial DF ditawari oleh seseorang bernama Heru adanya Program Konsorsium CPNS. Lalu DF berniat memasukkan anaknya untuk menjadi PNS.

 

Bangkit juga mengatakan, untuk mengikuti program tersebut korban harus mengeluarkan biaya ratusan juta. “Dengan persyaratan kalau mau mendapatkan kursi harus membayar Rp 120-140 juta yang disetorkan melalui orang yang bernama Wakri Herman,” ujarnya.

Wakri Herman tersebut, menurut keterangan korban mengaku sebagai pejabat Kementerian Keuangan untuk memberikan penjelasan dan pengisian plot-plot kosong yang bisa diisi.

Pada tahun 2015 lalu, korban mendapatkan surat bertuliskan BKN Kantor Regional Yogyakarta dengan nomor: 4/BKN-Kanreg DIY/II/2015 perihal: Informasi sosialisasi dan Penyuluhan Kandidat CPNS Lulus Seleksi Dinas dan Non Dinas.

Namun setelah dicek ke Badan Kepegawaian SK tersebut dinyatakan palsu. Selain itu ternyata Herman juga bukanlah pejabat Kemenkeu. “Korban baru tahu kalau itu penipuan pada awal tahun ini,” ujarnya.

Bangkit menambahkan, korban penipuan bermodus seperti ini bukan hanya empat orang saja. Dari catatannya ia mengatakan ada sekitar 20 orang korban dengan kerugian mencapai Rp 2 miliar. (fen)

You might also like

Comments are closed.