“Jarik Masjid” Sambangi Kampung Pelangi, Ini yang Dilakukan Hendi

METROSEMARANG.COM – Gerakan sosial Jumat Resik-Resik Masjid (Jarik Masjid) masih terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Kegiatan ini kembali dilakukan di Kampung Pelangi tepatnya di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Jumat (9/6).

Gerakan Jarik Masjid di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Jumat (9/6). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran di lingkungan Balai Kota dan Gedung Pandanaran juga warga sekitar tampak bersama-sama membersihkan masjid. Mereka berinisiatif membawa alat-alat kebersihan dari rumah, mulai dari lap karet, sapu, lap pel, pembersih sawang, bahkan vacum cleaner.

Selain itu ada yang membawa baju ganti karena hari itu bertepatan dengan aturan pakaian kerja busana muslim dan baju koko bagi yang muslim. ”Niat membersihkan masjid di sini, saya sampai membawa baju ganti dari rumah,” ujar salah satu pegawai pemkot, Iqbal Arqonda.

Wali kota pun tidak canggung ikut turun langsung membersihkan masjid yang bernuansa hijau ini. Dengan tangannya ia mengelap satu per satu bagian masjid yang dirasa masih kotor dengan lap karet. Ia tampak begitu telaten membersihkan setiap sudut ruangan masjid.

Wali kota yang akrab disapa Hendi tersebut menjelaskan bahwa kegiatan Jarik Masjid yang diinisiasinya pada hari itu merupakan putaran kedua, setelah sebelumnya berjalan pada minggu lalu.

”Kita setiap hari shalat wajibnya kan lima kali dan akan lebih baik jika sholat jamaahnya di Masjid, karena itu kegiatan Jarik Masjid ini kita galakkan agar masyarakat merasa nyaman sehingga lebih sering berjamaah di Masjid,” jelasnya.

Kegiatan ini akan digulirkan terus untuk merangsang kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya. Kalau hasil evaluasinya berjalan bagus, maka kegiatan Jarik Masjid ini bisa diteruskan tidak hanya di bulan Ramadan saja.

”Dalam catatan di Kota Semarang setidaknya ada 1.186 masjid dan 1.966 musholla. Sedangkan untuk target masjid dan musala yang dibersihkan selama bulan Ramadan ini sebanyak 708 masjid dan musala. Tapi kalau hasil evaluasi bagus, bisa diteruskan setelah Ramadan,” katanya yang memegang rekor Muri Salat jamaah di masjid terbanyak.

Ketua Takmir Masjid Nurul Hidayah, Erwin Sumarah menyambut baik program Jarik Masjid yang dinilai sangat bagus. Dapat mewujudkan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat yang merupakan kunci keberhasilan pembangunan. (duh)

You might also like

Comments are closed.