Jawa Tengah Akhirnya Punya Kebun Raya

Kebun Raya Baturraden diproyeksikan untuk konservasi seluruh flora di Pulau Jawa. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo
Kebun Raya Baturraden diproyeksikan untuk konservasi seluruh flora di Pulau Jawa. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo

METROSEMARANG.COM – Jawa Tengah akhirnya memilki kebun raya yang bisa dibanggakan. Lama dinantikan, Kebun Raya Baturraden (KRB) ‎diresmikan Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia Megawati Soekarnoputri, Sabtu (19/12).

Kebun raya seluas 143,5 hektar ini diproyeksikan untuk konservasi seluruh flora di Pulau Jawa. Selain itu juga menjadi pusat penelitian, pendidikan, dan pariwisata.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, peluncuan KRB molor satu bulan karena persoalan teknis pembangunan. Hujan yang mengguyur Baturraden memperlambat kerja, sehingga peresmian terpaksa ditunda.

Namun begitu, sejumlah pembangunan fisik dan non fisik terus digenjot. Akhirnya, saat diluncurkan KRB sudah dilengkapi dengan pembangunan sejumlah jalan, pedestarian, gedung kantor, hingga proses ekspolarasi tumbuhan koleksi.

Sejumlah taman juga telah dibangun, seperti taman paku-pakuan, taman obat, hingga taman tematik ‘flora of java.’ Kebun ini juga nanti berfungi untuk penanaman dan pemeliharaan koleksi tanaman lain.

“Taman ini dibuka untuk umum, siapapun bisa melihat. Dari luasan 143,5 hektar, baru 11 persen yang dikelola secara intensif,” kata Ganjar dalam sambutan peresmian.

Turut hadir, Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Bupati Banyumas Ahmad Hussein dan pimpinan SKPD Jawa Tengah.

Saat diresmikan, berbagai flora sudah ditanami hingga terlihat indah. Di sekitar gerbang masuk misalnya, sejumlah bunga telah dikembangkan terlihat warna-warni. Bahkan, objek bunga beragam itu langsung menjadi tempat berfoto.

Selain flora, sejumlah fasilitas pendukng juga dibangun, diantaranya rumah kaca, rumah kompos, rumah anggrek, tempat pembibitan, gazebo, rumah dinas. “Beberapa cottage (penginapan) juga dibangun dengan konsep lingkungan,” tambahnya.

“Saya berharap ada guide untuk promosi, dan mengenalkan soal kebun ini,” kata Ganjar lagi.

Sementara itu, Wakil Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ahmadi Abbas mengatakan, KR Baturraden pengelolaaanya milik Provinsi Jateng. Ini adalah kebun raya keempat yang dikelola pemerintah daerah setelah kebun raya di Enrekang, Balikpapan dan Kuningan.

“Secara umum di Indonesia, baru ada 27 kebun raya, 5 di bawah LIPI, 22 kebun raya di bawah daerah, termasuk Kebun Raya Baturraden ini,” ujar Ahmadi. (byo)

You might also like

Comments are closed.