Jaya Hartono Puji Kontribusi Pemain Anyar Sragen United

METROSEMARANG.COM – Pelatih Sragen United, Jaya Hartono puas atas kemenangan timnya saat menjamu Persipon Pontianak, Minggu (23/7) sore. Dia juga memuji kontribusi enam penggawa anyarnya meski punya masa adaptasi yang terbatas.

Elthon Maran langsung menyumbang gol pada laga debutnya bersama Sragen United. Foto: metrosemarang.com

Sragen United mendatangkan enam penggawa baru untuk menggantikan sembilan pemain yang dilepas di awal putaran kedua fase grup Liga 2. Elthon Maran, Reza Pratama dan Ikhsan Hadi dipinjam dari Madura United. M Rasul dan Reynaldo Junior didatangkan dari Persija Jakarta, serta Hasan Husain yang dicomot dari Kalteng Putra.

Kecuali Reynaldo, lima rekrutan anyar langsung ditampilkan sebagai starter dalam laga kontra Persipon. Hasilnya pun terbukti tokcer.

Ikhsan tampil solid di sisi kanan pertahanan. Kolaborasi Hasan dan M Rasul bersama gelandang senior Lucky Wahyu juga menjadikan lini tengah Sragen United makin dinamis. Hasan bahkan nyaris mencetak gol di laga debutnya andai dia bisa menuntaskan sepakan penalti di menit 70.

Sedangkan Elthon Maran membentuk tridente di lini serang bersama Irfan Tuasalamoni dan Andrid Wibawa. Pemain 27 tahun ini langsung memberi kontribusi nyata lewat gol di menit 61.

Reza Pratama juga tampil apik di bawah mistar. Setidaknya ada tiga peluang emas Persipon yang dimentahkan, termasuk sepakan Hezron Benyamin di penghujung laga. Sementara, Reynaldo baru dimainkan di pertengahan babak kedua.

Jaya Hartono memuji pemain-pemain baru yang bisa langsung menyatu dengan tim. Padahal mereka baru bergabung awal pekan ini.

“Saya bersyukur kami bisa menang di kandang. Pemain memberikan kontribusi yang maksimal, termasuk pemain-pemain yang baru bergabung,” kata dia, usai pertandingan.

Eks pelatih Persib Bandung ini menyebut, kemenangan tersebut merupakan buah dari strategi yang bisa dijalankan dengan sangat baik oleh anak asuhnya.

“Saya memang instruksikan agar di 15 menit awal anak-anak melakukan pressing di atas. Strategi itu juga saya terapkan ketika kami menang di Pontianak dan terbukti mereka sangat kesulitan. Sayang, di babak kedua kami sedikit longgar sehingga pemain Persipon lebih berani keluar menyerang,” cetusnya.

Pada pertandingan sore tadi, tuan rumah berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya plus dua penalti yang gagal dikonversi menjadi gol. Beruntung Sragen United punya Andrid Wibawa. Meski sempat gagal mengeksekusi penalti, eks Persis Solo membayar dengan dua gol di menit 23 dan 33, sebelum Elthon Maran memastikan keunggulan 3-0 di menit 61.

Sementara, asisten pelatih Persipon Syahril AM mengakui timnya mulai kehilangan fokus setelah gol pertama tuan rumah. “Setelah gol pertama konsentrasi anak-anak mulai buyar. Tiga pemain baru kami belum cukup untuk meningkatkan permainan dan kami masih akan mencari tambahan pemain lagi sebelum bursa transfer ditutup,” ujarnya.

Kemenangan tersebut mengerek posisi Ramadhan Saputra dkk ke peringkat empat Grup 4 dengan torehan 10 poin. Hasil ini menjadi modal penting sebelum mereka tandang ke markas Persis Solo.

Bagi Persipon, kekalahan ini membuat kans mereka untuk bertahan di Liga 2 bakal makin berat. Anak asuh Inyong Lolombulan belum beranjak dari posisi 7 dan baru mengemas empat poin. Pada laga berikutnya, Elang Khatulistiwa akan menjamu pemuncak klasemen PSIS Semarang, Sabtu (29/7) mendatang. (twy)

You might also like

Comments are closed.