Jayus Riskiyanto, Impikan Semarang Jadi Garden City

jayus
Jayus Riskiyanto

 

METROSEMARANG.COM – Melihat Kota Semarang menjadi Garden City adalah salah satu mimpi Jayus Riskiyanto. Menurut pria kelahiran 27 tahun lalu ini, seharusnya Semarang bisa menjadi salah satu kota yang bisa mengusung konsep tersebut. Dengan demikian, udara sejuk yang jauh dari kata panas, kota yang bebas banjir dan nuansa hijau bisa terwujud di Kota Semarang.

Sebagai warga Kota Lumpia, lulusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro ini menilai Semarang banyak sekali kekurangan dan masih jauh dari mimpinya. Sebagai contoh kurang maksimalnya sistem drainase yang belum bisa mengatasi banjir.

“Semarang masih membutuhkan drainase yang maksimal di beberapa titik vital seperti kawasan Mijen dan Bayumanik. Tentu dengan sistem biopori atau membuat penghambat agar laju air tidak cepat turun ke daerah bawah,” kata Jayus, akhir pekan kemarin.

Selain itu, menurutnya bangunan di Semarang juga harus menerapkan Delta Zero Q khususnya untuk bangungan  di area semarang atas. Di mana dengan sistem tersebut air hujan tidak langsung ke drainase dengan cara membuat sumur resapan.

Selain banjir, menurut Jayus Kota Semarang juga masih kurang dalam penyediaan area publik di kawasan pinggiran perkotaan. Pengawasan dan pengendalian di area watershed (daerah aliran sungai) dan waterways juga masih sangat kurang.

“Seharusnya juga banyak kolam untuk mengatasi rob. Daerah pesisir juga harus hijau dengan greenbelt tanaman bakau di pesisir yang terdepresi,” tandas pria yang bekerja di salah satu perusahaan konsultan tata ruang dan arsitektur perkotaan tersebut. (yas)

You might also like

Comments are closed.