Jelang Pancaroba, Angin Kencang Terjang Semarang

METROSEMARANG.COM – Menjelang peralihan dua musim (pancaroba), fenomena angin kencang melanda wilayah Kota Semarang dan sekitarnya. Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang menyebutkan kecepatan angin kencang yang melanda wilayahnya mencapai kisaran 30-40 knot per jam.

Hembusan angin kencang diperkirakan masih akan terjadi di Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok

Kepala Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Tuban Wiyoso mengatakan kecepatan angin yang mencapai angka tersebut patut diwaspadai khususnya di area terbuka seperti jalan raya, pegunungan maupun kawasan pantai.

“Kami memantau di citra satelit BMKG, munculnya angin kencang sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Dan kami memperkirakan kondisinya akan terus terjadi sampai awal Oktober nanti,” ungkap Tuban kepada metrosemarang.com, Senin (28/8) pagi.

Menururnya fenomena angin kencang muncul akibat kuatnya tekanan udara di daerah rendah lantaran mendapat dorongan dari tekanan udara dari daerah atas.

Ia pun meminta kepada masyarakat Semarang dan sekitarnya agar mewaspadai munculnya fenomena ini. Apalagi, kata Tuban, akhir Agustus juga berbarengan dengan puncak kemarau.

“Puncak kemarau kali ini memang harus mendapat perhatian lebih. Sebab, pusaran angin kencang bisa membuat rumah-rumah roboh maupun pohon-pohon di jalanan tumbang. Sedangkan cuaca yang terik berpotensi memicu percikan bunga api di lahan kering,” bebernya.

Untuk temperatur udara tepat pukul 12.00 WIB siang nanti, Tuban menerangkan berada pada angka 36 derajat celcius. Ini, lanjutnya merupakan titik panas tertinggi selama tahun ini karena dipengaruhi udara kering yang dibawa dari arah timur Indonesia.

Lokasi yang harus diwaspadai saat suhu udara meninggi yaitu di hamparan ilalang di lereng pegunungan, jalur Pantura Timur dan Barat serta tumpukan sampah di lahan kosong.

“Kami mengimbau agar warga melakukan antisipasi sedini mungkin sehingga potensi kebakaran di areal terbuka dapat diminimalisir,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.