Jelang Pilkada DKI, Ratusan Petugas Cegat Peserta Aksi ‘Tamasya Almaidah’

METROSEMARANG.COM – Sehari menjelang coblosan Pilkada DKI Jakarta, ratusan personel kepolisian gabungan dari Polrestabes Semarang mempertebal penjagaan di gerbang pintu keluar wilayah Mangkang, Kecamatan Tugu untuk mengantisipasi pergerakan warganya yang ikut aksi ‘Tamasya Almaidah’.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Pengetatan penjagaan mulai dilakukan sejak Senin (17/4) kemarin di semua jalan yang disinyalir jadi akses pemberangkatan peserta aksi ‘Tamasya Almaidah’ terutama di Jalan Raya Mangkang dan Terminal Bus Mangkang.

AKBP Iga DP Nugraha, Kabagops Polrestabes Semarang, mengatakan pihaknya sudah menggelar apel kesiapsiagaan di Pospol Terminal Mangkang pada pagi tadi. Ia melibatkan beberapa kompi Dalmas yang dibantu puluhan petugas gabungan dari polsek-polsek, Polrestabes Semarang hingga Babinsa TNI.

“Intel-intel ditambah Babinsa dan Dalmas sudah disiagakan di area terminal untuk memberikan pencegahan secara persuasif jika ditemukan sekelompok orang yang akan ikut ‘Tamasya Almaidah’,” ungkap Iga kepada metrosemarang.com, Selasa (18/4).

Ia menyatakan personelnya akan memperketat penjagaan dalam dua sift. Tiap delapan jam sekali ada 50 personel gabungan yang mengawasi kendaraan roda empat yang kemungkinan mengangkut para peserta aksi ‘Tamasya Almaidah’.

“Malam nanti kita gelar apel lagi untuk pergantian pasukan. Pagi ada 50 personel, malam juga 50 personel. Namun demikian, sejauh ini kita belum menemukan warga yang ikut gerakan tersebut. Kita tetap berjaga-jaga untuk mencegah gelombang pemberangkatan dalam jumlah besar,” tegasnya.

Pantauan di Terminal Mangkang, ratusan aparat gabungan mengikuti apel siaga. Bus luar kota bakal diperiksa oleh petugas secara bergantian.

Iga mengimbau agar warga Semarang tak ikut berangkat ke Jakarta karena sesuai perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian, situasi keamanan di sana sedang siaga satu. (far)

You might also like

Comments are closed.