Jelang Pilwakot, KPU Semarang Ingatkan Dualisme Kepengurusan PPP dan Golkar

Henry Wahyono Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Henry Wahyono
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Menjelang pendaftaran bakal calon Wali Kota Semarang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengingatkan kepada pengurus daerah PPP dan Golkar untuk mensinergikan satu nama calon yang akan bertarung di Pilwakot.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono mengatakan, khusus dua parpol yang masih bersengketa tersebut harus bisa menyatukan suara dalam mendaftarkan nama jagoannya. Ia menegaskan lembaganya melarang kedua pengurus parpol itu jika mengajukan dua nama berbeda di Pilwakot.

“Akan kami tolak jika mereka ngotot mengajukan dua nama di dua kepengurusan berbeda,” katanya, saat dihubungi metrosemarang.com, Sabtu (25/7).

Ia mengungkapkan, hal tersebut cukup penting mengingat jadwal pendaftaran bakal calon Wali Kota yang akan bertarung di Pilwakot Semarang semakin dekat. Sejauh ini, Golkar bermitra dengan Demokrat dan PKS dalam Koalisi Tugu Muda, sedangkan PPP merapat ke kubu PDIP dengan membentuk Koalisi Semangka.

Seperti diketahui, pendaftaran bakal calon Wali Kota Semarang dibuka mulai Minggu (26/7) hingga dua hari ke depan. Tapi, sementara ini ia belum melihat gelagat politik dari bakal calon Wali Kota untuk mendaftarkan diri lebih awal. (far)

You might also like

Comments are closed.