Jembatan Desa Kaliputih Kendal Ambrol, Ratusan KK Terisolasi

METROSEMARANG.COM – Jembatan penghubung Dukuh Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kendal, ambrol dihantam banjir bandang yang terjadi pada Jumat (18/3) petang. Akibatnya, 350 kepala keluarga atau sekitar 1.500 warga setempat terancam terisolasi karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju kota.

Banjir bandang yang terjadi kemarin sore diakibatkan meluapnya Sungai Bodri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun akses warga yang hendak ke ibukota kecamatan terputus. Warga harus memutar mencari jalan alternatif yang jaraknya bisa mencapai 30 kilometer.

Foto: metrojateng.com
Foto: metrojateng.com

Jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 2,5 meter ini terputus sepanjang 8 meter sehingga membuat aktivitas 350 kepala keluarga terganggu.

Selain memutuskan jembatan Dukuh Slentho, luapan Sungai Bodri juga merusak puluhan pohon yang berada di pinggir sungai. Bahkan satu bangunan yang digunakan untuk bengkel motor ikut roboh dan hanyut terbawa arus sungai yang deras.

“Airnya deras dan bengkel saya yang berada di pinggir kali ikut hanyut. Ada dua motor yang sedang diperbaiki ikut terbawa arus. Dapat diselamatkan namun kondisinya rusak,” ujar Ngateno pemilik bengkel.

Sabtu (19/3) pagi, warga dibantu aparat TNI dari Koramil Singorojo dan SAR Bahurekso Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal melaksanakan kerja bakti memperbaiki jembatan yang terputus.

“Untuk sementara dibuatkan jembatan darurat dari bambu untuk akses warga menyeberang sungai,” kata Plt Kalakhar BPBD Kendal, Slamet. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.