Johar Baru Harus Menjadi Pasar Pertama Berstandar SNI

METROSEMARANG.COM – Pembangunan Pasar Johar Baru Semarang terus dikebut. Proyek yang telah diperpanjang masa pegerjaannya ini ditargetkan pada bulan Februari mendatang sudah dapat ditempati pedagang. Hingga saat ini diakui pihak kontraktor pekerjaan telah rampung hampir 93 persen dan tinggal finishing saja.

Anggota Komisi VI DPR RI, Bambang Haryo Soekartono melakukan kunjungan di lokasi pembangunan Pasar Johar Baru, Jumat (26/1). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Dari pantauan di lapangan, bangunan pasar yang terletak di bekas Pasar Kanjengan ini sekarang sudah berdiri kokoh. Meski demikian bangunan ini belum rampung secara sempurna.

Menurut Direktur PT Sinar Cerah Sempurna, Suharto, selaku kontraktor pelaksana proyek, saat ini pekerjaan sudah mencapai 93 persen atau tinggal finishing saja.

Dari permintaan pertambahan waktu 50 hari kerja sejak awal Januari kemarin, dia optimistis pada tanggal 5 Februari nanti sudah dapat dirampungkan.

‘’’Kami optimis bisa selesai pada awal bulan Februari nanti, terutama untuk lantai 1 dan 2yang saat ini sudah dibuatkan los dan kiosnya,’’ katanya, Jumat (26/1).

Terkait dengan progres pembangunan ini, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto memastikan, setelah selesai pembangunannya pertengahan Februari nanti, pasar dapat langsung ditempati oleh para pedagang khususnya di lantai 1 dan 2.

‘’Kami akan prioritaskan penempatannya bagi pedagang di Pasar Kanjengan,’’ katanya.

Sementara itu Anggota Komisi VI DPR RI, Bambang Haryo Soekartono yang Jumat (26/1) siang meninjau proyek pembangunan Pasar Johar Baru ini berharap, supaya Pasar Johar Baru dapat menjadi pasar pertama berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia).

Untuk itulah, dia meminta pasar ini dilengkapi dengan standar keamanan tinggi termasuk penyediaan alat pemadam api otomatis, ruang laktasi dan ruang kesehatan. Bambang juga meyakinkan akan mendorong Pemerintah Pusat supaya melanjutkan proyek ini dengan dana APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara). (duh)

You might also like

Comments are closed.