Jokowi Kucurkan Dana Rp 75 Juta untuk Perbaikan Atap Rusun Bandarharjo

Presiden Joko Widodo membagikan kartu sakti di Rusunawa Bandarharjo, Kamis (30/7). Jokowi juga menjanjikan dana untuk perbaikan atap rusunawa yang mengalami kerusakan. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Presiden Joko Widodo membagikan kartu sakti di Rusunawa Bandarharjo, Kamis (30/7). Jokowi juga menjanjikan dana untuk perbaikan atap rusunawa yang mengalami kerusakan. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

SEMARANG – Presiden Joko Widodo menginstruksikan pembenahan pada atap bangunan Rusunawa Bandarharjo di Semarang Utara yang mengalami kerusakan akibat lama tak terurus. Hal tersebut diungkapkannya usai meninjau kondisi rumah susun tersebut, pada Kamis (30/7) pukul 11.00 WIB.

Saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi tersebut, ia menerima banyak keluhan soal kerusakan atap bangunan Rusunawa Bandarharjo dari warga setempat. Penghuni rusun bilang jika kerusakan atap bangunan rusun sudah sejak lama.

“Ada titik atap bangunan di rusun ini yang jebol, Pak,” teriak beberapa warga setempat.

Melihat kondisi tersebut, Presiden Jokowi mengatakan, perbaikan atap bangunan di Rusunawa Bandarharjo akan dikerjakan secepatnya pada tahun ini. Ia pun menjanjikan ada kucuran dana segar senilai Rp 75 juta untuk memperbaiki masing-masing blok atap rusun yang jebol.

“Satu blok rusun akan dapat Rp 75 juta. Perbaikan ini harus segera dilakukan karena atapnya sudah rusak,” ujar dia.

Tahap pembenahan, kata dia, juga bakal dilakukan pada bagian lantai dasar Rusunawa Bandarharjo. Sebab, ia melihat kondisi lantai dasar yang tidak rata tampak kotor dan tidak nyaman ketika dilewati pejalan kaki.

Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan terakhir di Kota Semarang pada hari ini. Usai menyambangi Kampung Bandarharjo, ia dijadwalkan bertolak ke Jakarta. Dalam acara kunjungan RI-1 di Bandarharjo tadi juga terlihat Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan sejumlah pejabat BPJS Kesehatan. (far)

You might also like

Comments are closed.